KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan
Senin, 7 September 2026 | 15:29
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TANGERANGNEWS.com-Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang Kosrudin menjelaskan kondisi dua korban anak tenggelam di sungai yang terletak di Kampung Teriti, Desa Karet, Kecamatan Sepatan, Selasa (8/9/2020).
Kedua korban, yaitu RA, 10 dan MS, 12, kata Kosrudin, sudah ditemukan.
"Korban pertama atas nama MS berhasil diselamatkan oleh warga," kata dia.
"Sementara korban kedua atas nama RA ditemukan sekitar pukul 18.50 WIB, juga ditemukan dalam kondisi sudah meninggal dunia," tambahnya.
Sebelumnya diberitakan, peristiwa itu bermula saat kedua korban sedang bermain layangan di area tersebut. Saat bermain itu, sandal RA terlepas dan hanyut ke sungai. RA yang tidak bisa berenang langsung menceburkan diri ke sungai.
Baca Juga :
Melihat temannya tenggelam, korban MS berusaha menyelamatkannya. Ia pun turut menyeburkan diri ke air. Nahas, ternyata MS pun tak bisa berenang.
Melihat kedua temannya tenggelam, anak-anak yang juga ada di lokasi segera meminta pertolongan orang dewasa. Seorang warga pun datang dan berusaha menyelamatkan keduanya.
Namun yang tampak saat itu dari permukaan sungai yaitu hanya kaki korban MS. Posisi kepala MS sendiri berada di dalam air.
Tubuh MS berhasil diangkat dari sungai, dan berhasil diselamatkan. Sementara, korban kedua, yaitu RA, baru ditemukan personel SAR sekitar pukul 18.30 WIB.
"Korban kedua atas nama RA ditemukan meninggal dunia," pungkas Kosrudin. (RMI/RAC)
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TODAY TAGPergantian pimpinan di kementerian keuangan selalu menjadi diskursus publik yang sangat didominasi oleh analisis terkait stabilitas ekonomi makro dan fluktuasi pasar modal.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
PLN Mobile Jawara Run 2026 kembali digelar di Provinsi Banten. Setelah berlangsung pada 2025, ajang lari ini akan kembali mengajak ribuan peserta berolahraga sekaligus membawa pesan tentang gaya hidup sehat
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews