Connect With Us

Imigran Pakistan Tewas Tergantung di Ruko Pagedangan Tangerang

Rachman Deniansyah | Senin, 7 Desember 2020 | 13:24

Seorang Pria imigran asal Pakistan ditemukan tewas tergantung pada seutas tali di lantai 5 Ruko Dormitorio, Kecamatan Pagedangan, Kabupaten Tangerang, Senin (7/12/2020). (@TangerangNews / Rangga A Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Seorang imigran asal Pakistan ditemukan tewas tergantung pada seutas tali di lantai 5 Ruko Dormitorio, Kecamatan Pagedangan, Kabupaten Tangerang, Senin (7/12/2020).

Korban yang belakangan diketahui bernama Abdul Husain, 38 itu ditemukan tewas tergantung dengan hanya memakai kaus dalam, celana selutut dan sepatu olahraga. 

Saat dikonfirmasi, kejadian itu dibenarkan Pelaksana Tugas Harian (PLH) Kapolsek Pagedangan Iptu Warno. 

"Info sementara warga WNA (Warga Negara Asing). Saat ini masih dalam penyelidikan," singkatnya saat dihubungi.

Kanit Reskrim Polsek Pagedangan Iptu Hambali menuturkan, korban berjenis kelamin laki-laki itu, pertama kali ditemukan oleh seorang warga yang tengah melintas di sekitar lokasi. 

"Ditemukan sama warga yang lewat di jalan. Di belakang gedung itu kan ada jalan warga. Itu gedung penampungan imigran. Ditemukan sudah tergantung, sekitar pukul 07.00 WIB di lantai 5," tutur Hambal saat dihubungi.

Saat ini korban langsung dilarikan ke Rumah Sakit Polri Kramatjati, Jakarta Pusat, untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. 

"Sementara ini, secara kasat mata tidak ada bukti kekerasan pada tubuh korban. Hanya ada bekas jeratan tali tambang yang tergantung pada lehernya," jelas Hambali.

Selain melarikan korban ke rumah sakit, polisi juga kini telah berkoordinasi dengan United Nations High Commissioner for Refugees), terkait kematian imigran asal Pakistan tersebut. (RAZ/RAC)

OPINI
Cara Islam Memberantas Korupsi

Cara Islam Memberantas Korupsi

Senin, 27 Juli 2026 | 20:32

Kasus megakorupsi yang merugikan negara terus terjadi, seolah tidak memiliki solusi yang pas, walaupun telah dibentuk lembaga untuk memberantas kasus korupsi ini, yaitu KPK. Namun kasus korupsi terus berulang dengan nilai yang sangat fantastis.

KAB. TANGERANG
Puluhan SPPG di Kabupaten Tangerang Belum Kantongi SLHS, Satgas Siap Lapor ke BGN

Puluhan SPPG di Kabupaten Tangerang Belum Kantongi SLHS, Satgas Siap Lapor ke BGN

Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:56

Puluhan Satuan Pemenuhan Pelayanan Gizi (SPPG) di Kabupaten Tangerang belum memenuhi Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS).

AYO! TANGERANG CERDAS
7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

Selasa, 28 Juli 2026 | 14:04

Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.

BANTEN
Polda Banten Kerahkan 5 Unit Watercannon, Kirim Air ke Wilayah Terdampak Kekeringan

Polda Banten Kerahkan 5 Unit Watercannon, Kirim Air ke Wilayah Terdampak Kekeringan

Senin, 10 Agustus 2026 | 19:50

Polda Banten mengerahkan sebanyak 5 unit armada Watercannon guna menyalurkan air bersih pada wilayah yang mengalami krisis air bersih di wilayah tersebut.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill