Sinar Mas Land Hadirkan Hunian Sekaligus Tempat Usaha Seharga Rp1,9 Miliar
Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:00
Permintaan terhadap hunian dan ruang komersial berkonsep loft di wilayah Bogor terus menunjukkan potensi pertumbuhan yang kuat.
TANGERANGNEWS.com—Aksi segerombolan pemotor di wilayah Jalan Salembaran Raya, Kosambi, Kabupaten Tangerang terekam CCTV. Kepolisian menduga aksi gengster ini diduga hendak tawuran.
"Jadi, ini diduga mau tawuran mereka, karena dilihat CCTV itu motor oranye bawa sajam juga," ujar Kapolsek Teluknaga AKP Edy Suprayitno saat dihubungi TangerangNews.com, Senin (25/1/2021).
Menurut Edy, insiden itu terjadi pada Minggu (24/1/2021) sekitar pukul 03.30 WIB. Sekelompok pemuda yang berjumlah sekitar 29 sepeda motor menyerang kelompok lainnya yang hanya empat motor.
Kedua kelompok ini sama-sama melengkapi diri dengan senjata tajam (sajam). Adapun kelompok yang jumlahnya kalah banyak tersebut salah satu sepeda motornya dirampas.
"Kita duga mereka mau tawuran karena mereka kalah kekuatan yang dari sini kan 29 motor, kita cek di situ. Yang motor oranye cuma empat motor mereka. Jadi, motor mereka dirampas," kata Edy.
Kendati demikian, pihaknya masih melakukan penyelidikan yang mendalam untuk bisa mengungkap kasus yang meresahkan masyarakat itu.
"Ini lagi kita lakukan penyelidikan," jelasnya.
Kepolisian juga akan memaksimalkan patroli rutin untuk mengantisipasi kejadian serupa agar tidak terulang kembali.
"Yang jelas kita sudah lakukan patroli-patroli, terus karena mereka kan jam 03.30 WIB melakukan aksinya. Dari pagi sampai malam kita selalu patroli. Pengawasan lebih ketat lagi," pungkas Edy.
Permintaan terhadap hunian dan ruang komersial berkonsep loft di wilayah Bogor terus menunjukkan potensi pertumbuhan yang kuat.
TODAY TAGDi tengah keterbatasan akses akibat kondisi geografis kepulauan, SD Negeri Pulo Panjang 2, Kabupaten Serang, mendapat tambahan fasilitas pendidikan melalui program Bridge Banten dari PT PLN (Persero) UID Banten.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews