Connect With Us

Ya Tuhan Begini Kondisi Balita yang Digorok Tetangga di Tangerang 

Faisal Fazri | Jumat, 9 Juli 2021 | 17:48

Korban berinisial J dengan kondisi leher di perban saat dipangkuan ibundanya Lasminah di kediamanya, Jumat 9 Juli 2021. (@TangerangNews / Faisal Fazri)

TANGERANGNEWS.com-Peristiwa balita yang digorok tetangga di perumahan Mustika Tigaraksa, Desa Matagara, Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, Senin 5 Juli 2021 lalu menyisakan luka mendalam.  

Korban berinisial J yang masih berusia dua tahun harus menjalani operasi. 

Lasminah ibu korban mengatakan, anaknya harus ditangani secara intensif oleh pihak RSUD Kabupaten Tangerang.

Sebab, mengalami luka sayatan yang cukup dalam, dan harus dilakukan tindakan operasi. 

"Sudah dilakukan tindakan operasi bedah oleh dokter. Memang harus operasi karena lukanya sangat dalam, sampai urat syaraf lehernya itu terlihat," ungkapnya, Jumat 9 Juli 2021.

Baca Juga :

Ia mengatakan, anaknya saat ini mengalami trauma yang mendalam. Terutama jika melihat orang baru yang belum dikenalnya

"Sekarang jadi takut sama orang, maunya hanya sama saya dan ayahnya. Melihat kerabat dekat saja, dia takut," ungkapnya.

Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Tangerang pun turut membantu guna melanjutkan pengobatan trauma yang di alami korban.

"Saya bersyukur kondisinya sudah membaik. Tadi sudah ada dari dinas, mereka mau membantu untuk di bawa ke psikater," pungkasnya.

WISATA
Libur Nataru 2026, Pengunjung Water World Cikupa Membludak Dua Kali Lipat

Libur Nataru 2026, Pengunjung Water World Cikupa Membludak Dua Kali Lipat

Minggu, 4 Januari 2026 | 20:15

Jika menikmati momen libur tahun baru 2026 di Tangerang, tak lengkap rasanya jika tidak berkunjung ke kolam renang Water World.

HIBURAN
Penggagas Soundtrack KKN di Desa Penari Ciptakan Lagu Tepis Stereotip Horor Gunung Kawi

Penggagas Soundtrack KKN di Desa Penari Ciptakan Lagu Tepis Stereotip Horor Gunung Kawi

Jumat, 9 Januari 2026 | 13:50

Musisi asal Gunung Kawi, Matoha Mino, merilis lagu berjudul Gunung Kawi sebagai bentuk respons terhadap persepsi yang menurutnya keliru dan telah lama berkembang di masyarakat terkait stigma tentang Gunung Kawi

NASIONAL
Berkendara Lawan Arah Bisa Dipenjara 5 Tahun

Berkendara Lawan Arah Bisa Dipenjara 5 Tahun

Minggu, 11 Januari 2026 | 11:35

Masih berani melawan arah demi menghemat waktu beberapa menit? Sebaiknya pikirkan berkali-kali. Selain mempertaruhkan nyawa, tindakan ceroboh ini bisa menyeret Anda ke balik jeruji besi hingga 5 tahun penjara.

KOTA TANGERANG
Anak Disuapi Negara, Orang Tua Dibiarkan Tak Berdaya

Anak Disuapi Negara, Orang Tua Dibiarkan Tak Berdaya

Minggu, 11 Januari 2026 | 11:39

Seorang anak duduk rapi di bangku sekolah, membuka kotak makan yang disediakan negara. Ada nasi, lauk dan sayur. Ia kenyang hari itu bahkan bisa menyisihkan sedikit untuk di bawa pulang. Karena di rumah, ayahnya masih menganggur.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill