Connect With Us

Pemkab Tangerang Siap Gelar SKD CPNS dan Selkom PPPK Non-Guru untuk 12 Ribu Peserta

Tim TangerangNews.com | Rabu, 8 September 2021 | 22:28

Flayer SKD CPNS dan Selkom PPPK Non-Guru. (@TangerangNews / Diskominfo Kab.Tangerang)

TANGERANGNEWS.com- Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Tangerang akan menggelar Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) bagi peserta Calon Pegawai Negeri Sipil dan Seleksi Kompetensi (Selkom) bagi peserta Calon Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja Non-Guru yang lolos seleksi administrasi.

Kepala Bidang Perencanaan Aparatur pada BKPSDM Kabupaten Tangerang, Hartono mengatakan, Kabupaten Tangerang sudah mendapatkan jadwal resmi dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) yaitu mulai dari tanggal 15 sampai 28 September 2021.

Adapun pelaksanaan tes titik lokasi mandiri Kabupaten Tangerang di Universitas Multimedia Nusantara (UMN), Kecamatan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang.

"Kurang lebih ada sekitar 12 ribu peserta yang nanti akan mengikuti SKD/Selkom. Untuk tesnya, nanti memakai CAT dengan menggunakan komputer. Tiga ribu memilih titik lokasi di BKN Pusat, Kanreg BKN, dan UPT BKN seluruh indonesia, dan 9 ribu sisanya tes di UMN," ujarnya, Rabu, 8 September 2021, dikutip dari Diskominfo Kab.Tangerang.

Lanjutnya, untuk keluarga peserta yang ingin mendampingi diimbau agar tidak datang untuk mencegah terjadinya kerumunan di masa pandemi ini. 

"BKN akan menyiapkan link youtube untuk live score, dan ini real-time, Jadi cukup menyaksikan di youtube saja. Jadi tidak perlu datang ke UMN, cukup pesertanya saja," jelas dia.

Secara terpisah, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Tangerang, Hendar Herawan menambahkan, untuk tahun ini ada sejumlah persyaratan yang berbeda dibanding dengan tahun-tahun kemarin.

Menurut Hendar, untuk peserta yang mengikuti tes SKD atau Selkom diwajibkan untuk membawa alat tulis serta data diri. Seperti, KTP asli atau surat keterangan kependudukan ataupun Kartu Keluarga terlegasir basah dari Disdukcapil, kartu peserta ujian, deklarasi sehat (yang diunduh dari isian form SSCASN akun masing-masing pelamar) , surat hasil negatif SWAB PCR yang berlaku 2x24 jam atau non-reaktif SWAB Antigen selama 1x24 jam sebelum ujian, serta sertifikat vaksin covid-19 minimal dosis 1.

"Berdasarkan ketentuan dari pusat, syarat wajib vaksin ini berlaku bagi peserta yang akan mengikuti tes di wilayah Jawa, Madura, dan Bali. Kalau orang yang tidak bisa divaksin, misalnya penyintas Covid-19 yang waktunya belum tiga bulan, komorbid, atau dengan alasan lainnya yang diatur BKN, yang bersangkutan wajib membawa surat keterangan dari RS Pemerintah atau Puskesmas yang menyatakan peserta tersebut tidak bisa divaksin. Sedangkan, untuk SWAB PCR atau Antigen dapat dilakukan di fasilitas kesehatan resmi manapun yang dapat menerbitkan Surat Hasil SWAB PCR/Antigen," lanjutnya.

NASIONAL
Guru, Nakes, Damkar, hingga Satpol PP Paruh Waktu Naik Status Jadi Penuh Waktu Per 1 Januari 2027

Guru, Nakes, Damkar, hingga Satpol PP Paruh Waktu Naik Status Jadi Penuh Waktu Per 1 Januari 2027

Jumat, 6 November 2026 | 16:28

Pemerintah secara resmi memutuskan akan mengubah status Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu menjadi PPPK penuh waktu mulai 1 Januari 2027.

AYO! TANGERANG CERDAS
Ratusan Siswa Ikuti Munsya 2026, Eks Menlu Hassan Wirajuda Dorong Generasi Muda Siap Bersaing 

Ratusan Siswa Ikuti Munsya 2026, Eks Menlu Hassan Wirajuda Dorong Generasi Muda Siap Bersaing 

Minggu, 1 November 2026 | 19:32

Ratusan siswa tingkat SD, SMP, hingga SMA mengikuti Model United Nations Syafana Islamic School (Munsya) 2026 yang digelar di Gedung Ade Kismantoro Secondary pada 31 Oktober hingga 1 November 2026.

TANGSEL
Gantikan Toa Masjid yang Ditembak, Stafsus Menag Imbau Warga Tak Terprovokasi dan Serahkan Kasus ke Polisi

Gantikan Toa Masjid yang Ditembak, Stafsus Menag Imbau Warga Tak Terprovokasi dan Serahkan Kasus ke Polisi

Rabu, 4 November 2026 | 21:17

Staf Khusus Menteri Agama (Stafsus Menag) Gugun Gumilar turun tangan merespons insiden rusaknya pengeras suara Masjid Al-Falah di Komplek Alvita, Pondok Sawah Indah, Ciputat, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) akibat ditembak seorang warga.

OPINI
Balita Terserang ISPA, Kemana Peran Negara?

Balita Terserang ISPA, Kemana Peran Negara?

Jumat, 6 November 2026 | 16:22

Empat bulan lebih karhutla melanda hutan Indonesia. Titik api pun tidak kunjung hilang walau pejuang damkar terus berupaya padamkan bara. Tidak sedikit api menyambar rumah warga, hingga mengungsi ke wilayah amhan walau harus kehilangan hunian mereka.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill