Melawan Patrimonialisme dalam Gerakan Muhammadiyah, Sebuah Otokritik
Sabtu, 4 Juli 2026 | 22:29
Dalam khazanah sosiologi organisasi, Muhammadiyah sedianya merupakan antitesis bagi tradisi patrimonial. Persyarikatan ini berdiri di atas fondasi otoritas legal-rasional, di mana legitimasi kepemimpinan berakar pada kompetensi dan kaderisasi





