Connect With Us

Keberagaman di Tangerang Raya Potensi yang Luar Biasa

Tim TangerangNews.com | Selasa, 30 November 2021 | 17:12

Bupati Tangerang A. Zaki Iskandar memimpin dialog keagamaan di Aula Darma Wanita Pendopo Bupati Kab. Tangerang, Selasa 30 November 2021. (@TangerangNews / Setda Kab. Tangerang)

TANGERANGNEWS.com-Bupati Tangerang A. Zaki Iskandar menyatakan, kawasan Tangerang Raya merupakan daerah percampuran, baik keberagaman dalam beragama, adat, maupun budaya. Keberagaman inilah yang menjadi potensi yang sangat luar biasa untuk memperkuat persatuan dan kesatuan. 

Dengan begitu, kata Zaki, umat beragama di Kabupaten Tangerang memiliki tingkat toleransi yang sangat tinggi mengingat keberagaman itu sudah terbangun lama atau sejak ratusan tahun lalu. 

“Ini bisa dibuktikan dan dilihat dari tempat peribadatan agama Budha yang sudah ada dari dahulu. Bahkan klenteng-klenteng sudah banyak berdiri sejak dulu,” kata Zaki saat memimpin dialog keagamaan dengan tema ‘Memperkuat Moderasi Beragama Dalam Mewujudkan Kabupaten Tangerang Semakin Toleran’ di Aula Darma Wanita Pendopo Bupati Kab. Tangerang, Selasa 30 November 2021.

Dalam acara yang menghadirkan Ketua FKUB Kabupaten Tangerang serta seluruh perwakilan dari enam pemuka agama di Kabupaten Tangerang, Zaki menuturkan bahwa pemerintah daerah juga harus peka terhadap perkembangan wilayah yang ada di Tangerang Raya. 

“Jadi memang dari kawasan Tangerang Raya ini merupakan daerah percampuran, baik itu keberagamaan agama, juga adat dan budaya. Keberagaman itu sebetulnya menjadi satu potensi yang sangat luar biasa," ungkap Zaki. 

Menurut Zaki, jalur dan jaringan komunikasi dibuka luas untuk bisa mendengar dan juga menyerap aspirasi terhadap kebutuhan-kebutuhan warga yang saat ini sangat luar biasa sekali keberagamannya. 

Maka dari itu, sambung Zaki, kerukunan itu benar-benar perlu dipertahankan dan diperjuangkan oleh seluruh umat beragama, sehingga ke depan menjadi sebuah kekuatan.

Pada kesempatan yang sama, KH. Maski selaku Ketua FKUB Kab. Tangerang mengatakan, Islam adalah agama yang toleran. Islam mengatur bukan hanya urusan akhirat saja tetapi urusan dunia pun diatur dalam agama Islam.

"Rasulullah pun diutus ke dunia untuk mengasihi sesama mahluk, bukan hanya sesama manusia saja, karena Islam itu Rahmatan Lil' Alamin," jelasnya.

Menurut dia, nenek moyang dan juga Wali Songo yang menyebarkan Islam di Indonesia masih menjaga kerukunan dan persatuan umat. “Kita liat contoh masjid di Kudus yang dibangun di zaman Wali Songo itu menggunakan ornamen dan arsitektur budaya setempat yaitu agama Hindu. Jadi dari situ kita bisa belajar dan mengambil hikmah apa yang diajarkan oleh pendahulu kita,” tutur KH. Maski.

Adapun Martulus Manullang, pendeta di Resort Kutajaya mengungkapkan bahwa toleransi merupakan harga mati. Bukan hanya NKRI yang harga mati tetapi toleransi juga merupakan harga mati.  

“Jika kita berbicara tentang toleransi dalam ajaran agama Kristen, sudah dari awalnya diedukasi khususnya melalui anak-anak bahwa keragaman itu adalah merupakan suatu anugerah. Keragaman itu adalah merupakan sebuah kekuatan dan keragaman itu adalah merupakan sebuah kekayaan,” ujar Martulus.

NASIONAL
Sering Susah Tidur dan Sulit Fokus, Seraphim Buka Pusat Kesehatan Otak dan Tidur

Sering Susah Tidur dan Sulit Fokus, Seraphim Buka Pusat Kesehatan Otak dan Tidur

Rabu, 30 September 2026 | 16:20

Sulit tidur, bangun dalam kondisi tetap lelah, sulit berkonsentrasi hingga sering lupa menjadi keluhan yang kerap muncul di tengah gaya hidup masyarakat urban

AYO! TANGERANG CERDAS
Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Jumat, 25 September 2026 | 10:54

Rencana pemerintah menggratiskan biaya pendidikan negeri dari jenjang sekolah dasar hingga perguruan tinggi masih dalam tahap penyusunan.

TANGSEL
Fokus Kesehatan dan Pendidikan S3 Jadi Alasan Mukroni Lepas Jabatan Kadispora Tangsel

Fokus Kesehatan dan Pendidikan S3 Jadi Alasan Mukroni Lepas Jabatan Kadispora Tangsel

Jumat, 2 Oktober 2026 | 21:59

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) memberikan klarifikasi resmi terkait langkah Mukroni yang memilih melepaskan jabatannya sebagai Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora).

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill