Connect With Us

Bau Busuk, Gundukan Sampah Liar di Kosambi Tangerang Dibersihkan Total

Tim TangerangNews.com | Kamis, 6 Januari 2022 | 14:23

DLHK Kabupaten Tangerang membersihkan semua tumpukan sampah liar di Kosambi. (@TangerangNews / Diskominfo Kab.Tangerang)

TANGERANGNEWS.com-Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Tangerang bergerak cepat membersihkan tumpukan sampah liar. Langkah ini dilakukan untuk merealisasikan program unggulan Bupati dan Wabup Tangerang yaitu ‘Kita peduli permasalahan sampah’ atau Kipprah.

Kepala DLHK Kabupaten Tangerang Achmad Taufik mengatakan, pihaknya menerima pengaduan dari masyarakat dan informasi dari kepala UPT 8 yang merupakan unit pelaksana teknis dalam penanganan sampah untuk wilayah Kecamatan Kronjo, Mauk, Sukadiri, Gunung Kaler, dan Mekar Baru.

"Kami (DLHK) mendapatkan pengaduan dari masyarakat dan informasi yang diberikan dari UPT 8 bahwa di Desa Kosambi ada gundukan sampah liar yang mengeluarkan bau menyengat," kata Taufik, Kamis 6 Januari 2022.

Dalam pelaksanaan gempuran sampah,  ujarTaufik, pihaknya melaksanakan pembersihan selama tiga hari mulai dari tanggal 2-4 Januari , dan hari ini DLHK melakukan monitoring untuk melihat kondisi terakhir penanganan sampah di lokasi tersebut.

Taufik menyebutkan, pihaknya mengerahkan sebanyak 39 petugas terdiri dari 30 sopir, 4 operator alat berat, dan 5 pengawas. Selain itu, juga menurunkan 15 unit truk sampah dan 2 unit ekskavator dalam penanganan sampah liar atau gempuran sampah.

Pihaknya juga berterima kasih kepada seluruh petugas hingga relawan yang terlibat dalam kegiatan ini. Dengan bergerak bersama-sama seperti ini, Taufik berharap ke depannya Kabupaten Tangerang bisa semakin bersih dan sehat lingkungannya.

Selanjutnya Taufik mengimbau agar masyarakat bisa meningkatkan kesadarannya untuk tidak membuang sampah sembarangan. “Buanglah sampah pada TPS yang tersedia sesuai dengan waktu pembuangan, pilih pilah olah sampah langsung dari sumbernya yaitu dari rumah tangga," tutur Taufik.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

AYO! TANGERANG CERDAS
Pemprov Banten Prioritaskan Jurusan Berbasis AI dan Industri di SMK

Pemprov Banten Prioritaskan Jurusan Berbasis AI dan Industri di SMK

Rabu, 15 Juli 2026 | 19:47

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten menyiapkan evaluasi sejumlah program keahlian di sekolah menengah kejuruan (SMK) untuk menyesuaikan kebutuhan dunia kerja dan perkembangan teknologi.

TANGSEL
Waspada Paket COD Bodong, Tukang Cukur di Tangsel Ditipu Ratusan Ribu Rupiah

Waspada Paket COD Bodong, Tukang Cukur di Tangsel Ditipu Ratusan Ribu Rupiah

Jumat, 17 Juli 2026 | 20:17

Peristiwa dugaan penipuan dengan modus paket Cash on Delivery (COD) terjadi di Jalan Menjangan Raya, Ciputat Timur, Kota Tangerang Selatan, pada Rabu 15 Juli 2026.

BANDARA
Cegah Penyakit Berbahaya, 399 Anjing dan 261 Kucing Jalani Karantina Ketat di Bandara Soetta pada 2026

Cegah Penyakit Berbahaya, 399 Anjing dan 261 Kucing Jalani Karantina Ketat di Bandara Soetta pada 2026

Jumat, 17 Juli 2026 | 15:26

Sebagai garda terdepan biosekuriti nasional, Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Banten terus memperkuat sistem pengawasan terhadap lalu lintas hewan yang melintasi Bandara Soekarno-Hatta.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill