KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan
Senin, 7 September 2026 | 15:29
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TANGERANGNEWS.com-Pemuda berinisial ESP, 20, nekat menjambret ponsel milik warga yang ia ajak bertemu untuk cash on delivery (COD) atau bayar di tempat.
Peristiwa itu terjadi di Desa Pasir Nangka, Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, tempat kejadian perkara (TKP), Minggu 30 Januari 2022. Aksi pelaku sempat terekam kamera CCTV di lokasi.
Aksi penjambretan itu berawal ketika korban bernama Rizky Hidayat, hendak menjual ponsel miliknya dengan meminta tolong temannya bernama Zikir. Kemudian, Zikir menghubungi ESP, lantaran tersangka berniat membeli telepon genggam.
"Saat bertemu di TKP, tersangka berpura-pura memeriksa kondisi telepon selular. Tiba-tiba tersangka hendak kabur dan korban berusaha mempertahankan telepon genggamnya, namun terjatuh karena ditendang tersangka," kata Kapolresta Tangerang Kombes Zain Dwi Nugroho, seperti dilansir dari Medcom.
Tersangka berhasil kabur dengan ponsel terseut. Sementara korban mengalami luka di bagian lengan karena terjatuh saat berusaha mempertahankan ponselnya.
Akhirnya korban ditemani rekannya melaporkan kejadian itu ke Polsek Tigaraksa. Aparat kemudian bergerak cepat melacak keberadaan tersangka dan berhasil diringkus di rumahnya di Desa Cibugel, Kecamatan Cisoka, Kabupaten Tangerang.
Dari peristiwa itu, polisi mengamankan barang bukti ponsel dan sepeda motor yang digunakan tersangka untuk beraksi. “Tersangka dijerat Pasal 368 KUHP dengan ancaman hukuman 9 tahun penjara," jelas Kapolres.
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TODAY TAGNilai investasi di Kota Tangerang telah mencapai Rp11,73 triliun hingga semester I 2026. Angka itu sudah mencapai 77 persen dari target investasi tahun ini sebesar Rp15,15 triliun.
Antusiasme orangtua untuk menyekolahkan anaknya di Syafana Islamic School terbilang tinggi. Hingga Open Day tahun ajaran 2027-2028 digelar, hampir 1.000 calon siswa telah mendaftarkan diri secara online.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews