KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan
Senin, 7 September 2026 | 15:29
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TANGERANGNEWS.com-Direktur Utama PD Pasar Niaga Kertaraharja Kabupaten Tangerang Syaefunnur Maszah menyatakan mengundurkan diri dari jabatannya. Hal itu ditegaskan setelah dirinya viral terkait video pamer gepokan uang.
Syaefunnur mengatakan, dirinya siap diberikan sanksi apapun atas perbuatannya membuat video pamer gepokan uang hingga viral di sosial media.
Bahkan, dirinya juga segera mengajukan pengunduran diri dari jabatannya tersebut. Langkah pengunduran diri ini telah didiskusikan dengan keluarganya.
"Dengan segala pertimbangan saya mengajukan pengunduran diri kepada Pak Bupati, Pak Sekda dalam rangka untuk public education," ujarnya dalam jumpa pers di kawasan Jalan Jenderal Sudirman, Kota Tangerang, Rabu 2 Februari 2022.
Baca Juga :
Syaefunnur menuturkan, dirinya juga telah bertemu dengan Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar untuk menyampaikan penyesalan dan permintaan maaf.
Adapun surat resmi pengunduran diri Syaefunnur dari jabatannya akan segera dikirimkan kepada Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar.
Menurutnya, alasan pengunduran diri untuk memberikan edukasi kepada publik bahwa dirinya siap menerima konsekuensi atas perbuatannya.
"Saya masih menunggu nanti, karena surat resminya dari saya kirim," katanya.
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TODAY TAGPergantian pimpinan di kementerian keuangan selalu menjadi diskursus publik yang sangat didominasi oleh analisis terkait stabilitas ekonomi makro dan fluktuasi pasar modal.
Pemerintah Provinsi (Pemprov) bersama DPRD Banten menyepakati Perubahan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) serta Perubahan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun Anggaran 2026.
Jajaran Polsek Benda, Polres Metro Tangerang Kota mengamankan dua orang terduga pelaku peredaran obat keras ilegal dalam Operasi Nila.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews