KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan
Senin, 7 September 2026 | 15:29
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TANGERANGNEWS.com-Pemerintah Kabupaten Tangerang melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menyalurkan bantuan stimulan bagi korban bencana alam dan kebakaran di Gedung Serba Guna (GSG) Kecamatan Solear, Kabupaten Tangerang, Selasa, 13 September 2022.
Kepala Bidang Rehabilitasi dan Rekontruksi BPBD Kabupaten Tangerang Bangbang Ismail mengatakan, bantuan stimulan bencana tersebut disalurkan kepada 196 warga Kecamatan Solear.
"Penerima bantuan stimulan di Kecamatan Solear terdiri dari lima desa, yaitu Desa Cikareo, Cireundeu, Cikuya, Solear, dan Cikasungka dengan total anggaran Rp234 juta," jelasnya.
Bantuan itu bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Tangerang tahun 2022. Adapun kategori bantuan stimulan dengan kerusakan ringan mendapat Rp1 juta, kerusakan sedang Rp2 juta, dan kerusakan berat Rp3 juta.

"Kalau total penyaluran se-Kabupaten Tangerang ada 71 desa dari 27 kecamatan," kata Bangbang.
Camat Solear Saedaman menyampaikan apreasi kepada Pemerintah Kabupaten Tangerang atas bantuan bagi warga terdampak bencana ini.
"Saya berterima kasih kepada Bupati Tangerang melalui BPBD yang telah memberikan bantuan stimulan bencana alam dan kebakaran kepada masyarakat Kecamatan Solear yang tertimpa musibah," ucapnya.
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TODAY TAGMal Ciputra Tangerang menghadirkan pilihan rekreasi dan wahana edukasi yang berbeda bagi keluarga, yakni Old MacDonald’s Farm (OMD FARM).
Gelombang Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) bertahap yang menimpa sekitar 2.000 pekerja akibat penutupan pabrik sepatu PT Parkland World Indonesia (PWI) 6 di Kabupaten Lebak, Banten, menjadi sinyal bahaya bagi keberlangsungan iklim investasi daerah.
Polda Metro Jaya akan menyelidiki viralnya video teh kemasan berbusa yang beredar di media sosial setelah aksi penyampaian aspirasi pada 28 Oktober 2026.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews