Connect With Us

Ditinggal Salat Magrib, Motor Digasak Maling di Masjid Kutabumi Tangerang

Rangga Agung Zuliansyah | Kamis, 22 September 2022 | 15:43

Tangkapan layar dari rekaman CCTV saat pelaku mencuri motor warga yang sedang Salat Magrib di Masjid Jami Al Barokah Pondok Rejeki, Kutabumi, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang, Rabu 21 September 2022, petang. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Seorang pencuri menggasak sepeda motor warga yang tengah menunaikan Salat Magrib di Masjid Jami Al Barokah Pondok Rejeki, Kutabumi, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang.

Berdasarkan informasi peristiwa itu terjadi pada Rabu 21 September 2022. Aksi pelaku terekam kamera CCTV di lokasi.

Pelaku yang mengenakan jaket hitam dan helm itu berjalan ke parkiran masjid. Hanya dalam hitungan detik, pelaku berhasil membobol kunci kontak sepeda motor jenis matic dan membawanya kabur.

"Kejadiannya lagi Salat Magrib. Sampai sekarang pelaku masih belum ditemukan," ujar Dani, warga setempat kepada TangerangNews, Kamis 22 September 2022.

 
 
 
Lihat postingan ini di Instagram
 
 
 

Sebuah kiriman dibagikan oleh Berita Tangerang (@tangerangnewsofficial)

BANDARA
Haji 2026, Injourney Airports Hadirkan Layanan Mecca Route hingga Embarkasi Terintegrasi

Haji 2026, Injourney Airports Hadirkan Layanan Mecca Route hingga Embarkasi Terintegrasi

Selasa, 21 April 2026 | 22:00

Kantor Regional I PT Angkasa Pura Indonesia (Injourney Airports) menyatakan kesiapan penuh untuk melayani keberangkatan jemaah haji tahun 1447H/2026.

KOTA TANGERANG
Evakuasi Biji Tasbih dari Dalam Hidung Balita, BPBD Kota Tangerang Ajak Naik Mobil Damkar

Evakuasi Biji Tasbih dari Dalam Hidung Balita, BPBD Kota Tangerang Ajak Naik Mobil Damkar

Rabu, 22 April 2026 | 18:59

UPT Pemadam Kebakaran (Damkar) dan Penyelamatan Korban Kecamatan Periuk pada BPBD Kota Tangerang berhasil mengevakuasi sebuah biji tasbih yang tersangkut di dalam hidung seorang balita laki-laki berusia tiga tahun.

OPINI
Mengapa Mengurus Negara Butuh Lebih dari Sekadar Nyali?

Mengapa Mengurus Negara Butuh Lebih dari Sekadar Nyali?

Senin, 20 April 2026 | 19:56

-Belakangan ini, ruang publik kita diwarnai oleh narasi yang cukup mengusik logika akademik: mengurus negara konon tak bisa hanya mengandalkan "ilmu buku".

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill