Connect With Us

Asal Muasal Nama Cisoka Tangerang: Air Mata Perdamaian Ributnya Dua Pemimpin Agama

Dimas Wisnu Saputra | Senin, 26 September 2022 | 15:53

Kantor Kecamatan Cisoka, Kabupaten Tangerang. (Dimas Wisnu Saputra / @TangerangNews.com)

TANGERANGNEWS.com- Cisoka merupakan salah satu kecamatan di Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten, sebagai wilayah yang memiliki nilai kultural, nilai religius, serta nilai moral tinggi bagi peradaban masyarakatnya tempo dulu hingga sekarang. 

Cisoka terdiri dari 10 desa yang notabene masyarakatnya memiliki mata pencaharian sebagai petani, pedagang, wirausaha, dan wiraswasta.

Terbentuknya nama Cisoka, lahir akibat perseteruan antara Ki Daeng, pemimpin agama Hindu, dengan Ki Laeng, pemimpin agama Buddha, untuk memperkuat ajarannya.

Saat dulu kala, muncul nama Cisoka setelah Syekh Mubarok yang bernama asli (Abdullah Muhammad bin Umar bin Ibrohim Attalmasani) datang mendamaikan perseteruan mereka. 

"Ki Daeng dan Ki Laeng menangis setelah mereka mendengarkan dakwah Syekh Mubarok, dan mereka meneteskan air mata," ujar Fariz, masyarakat Cisoka kepada TangerangNews.com, Senin, 26 September 2022.

Ki Daeng dan Ki Laeng menjadi mualaf sekaligus memperkuat ajaran barunya di Cisoka. “Ci” yang berarti air dan “Soca” yang berarti mata. Jadi, Cisoka memiliki definisi air mata kebahagian. Saat itulah kata untuk nama Cisoka muncul.

Baca juga: Nama Karawaci Tangerang Berawal dari Perempuan Etnis Cina Pergi ke Rawa

Sedangkan Syekh Mubarok datang pada tahun 1584 pasca-wafatnya Syekh Mas’ad penyebar agama Islam sebelumnya pada zaman Kesultanan Banten.

Jika peradaban dan sejarah Cisoka tempo dulu mengandung arti sebagai air mata, definisi ini timbul karena munculnya sosok untuk meredam konflik konfrontasi antar kerajaan tersebut.

Artinya peperangan, pertumpahan darah, dan perebutan kekuasaan sebagai simbol vandalisme yang telah mereka derita.

Agama merupakan sebagai bentang obat solusi yang dilakukan Syekh Mubarok, cukup jitu untuk meredam konflik sebagai diplomasi damai yang menghasilkan kata Cisoka (Ci=air, Soca=mata). 

Cisoka juga merupakan sebuah tempat yang menciptakan pada ulama besar dan para santri-santri. "Cisoka Tangerang memang terkenal dengan santri santrinya," pungkasnya.

WISATA
Dari Lahan Terbengkalai Jadi Spot Wisata Keluarga, Intip Wajah Baru Alun-Alun Pondok Ranji

Dari Lahan Terbengkalai Jadi Spot Wisata Keluarga, Intip Wajah Baru Alun-Alun Pondok Ranji

Selasa, 12 Mei 2026 | 15:52

Kawasan Pondok Ranji, Ciputat Timur, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) kini punya ikon baru. Alun-alun Pondok Ranji bertransformasi menjadi ruang publik yang modern, inklusif, dan ramah keluarga.

KAB. TANGERANG
Terinspirasi Sosok Bupati Tangerang, Bayi di Sepatan Diberi Nama Moch. Maesyal Rasyid

Terinspirasi Sosok Bupati Tangerang, Bayi di Sepatan Diberi Nama Moch. Maesyal Rasyid

Jumat, 15 Mei 2026 | 14:00

Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid mendatangi rumah seorang bayi di Kecamatan Sepatan, Kabupaten Tangerang, yang diberi nama sama persis dengan dirinya, Kamis, 14 Mei 2026.

BANTEN
Awal Zulhijah 1447 H Dipantau di 88 Titik, Pantai Anyer Jadi Lokasi Rukyatul Hilal di Banten

Awal Zulhijah 1447 H Dipantau di 88 Titik, Pantai Anyer Jadi Lokasi Rukyatul Hilal di Banten

Jumat, 15 Mei 2026 | 14:08

Kementerian Agama RI akan melakukan pemantauan hilal awal Zulhijah 1447 Hijriah di 88 titik yang tersebar di seluruh Indonesia pada 17 Mei 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill