Connect With Us

Warga Harap Bersabar, Perbaikan Jalan Raya Karawaci-Legok Tangerang Berlangsung Sampai Tahun Depan

Rangga Agung Zuliansyah | Jumat, 11 November 2022 | 23:39

Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar saat meninjau perbaikan Jalan Karawaci-Legok, Jumat 11 November 2022. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Jalan Raya Karawaci-Legok, Kabupaten Tangerang tengah diperbaiki oleh pemerintah daerah setempat. Proses perbaikan ini akan lakukan bertahap hingga tahun 2023, karena sejumlah kendala.

Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar meminta warga bersabar terkait keluhan jalan rusak di sejumlah titik ini. Ia menekankan, perbaikan ruas jalan dilakukan secara bertahap setelah mengalami penundaan akibat pandemi Covid-19 selama dua tahun.

"Saya berharap masyarakat harus juga bersabar. Terima kasih juga kepada masyarakat yang telah memberikan segala informasi dan masukan," katanya saat meninjau perbaikan ruas jalan Islamic Village Karawaci Legok dan Jalan Perum Harkit, Jumat 11 November 2022.

Menurut Zaki, saat ini, program-program pembangunan jalan rusak yang banyak dikeluhkan masyarakat telah dimulai dan masih dalam proses pelaksanaan secara fisik.

"Saat ini sedang kita laksanakan secara bertahap dan di tahun 2023 semua akan selesai pada waktunya," katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Bina Marga SDA Kabupaten Tangerang Iwan Firmansyah mengungkapkan peninjauan telah dilakukan bersama Bupati Tangerang untuk melihat sejauh mana progres beberapa kegiatan pengerjaan perbaikan jalan.

Beberapa kegiatan infrastruktur yang kondisinya rusak, pada APBD perubahan sudah dilakukan perbaikan. Pertama di Jalan atau Jembatan Harkit Perumnas dan proyek perbaikan Jalan Karawaci-Legok dari Simpang Islamic Village sampai dengan batas ke jalan provinsi di Kecamatan Legok.

"Kita perbaiki jalan tersebut. Namun demikian karena keterbatasan waktu dan anggaran, kita laksanakan hanya beberapa titik terlebih dahulu, Insha Allah nanti di tahun 2023 akan ada lanjutan perbaikan Jalan Karawaci-Legok yang panjang seluruhnya sekitar 9 KM lebih. Semua akan diperbaiki termasuk pedestrian dan saluran airnya," papar Iwan.

Perbaikan ini untuk memberikan kenyamanan pelayanan dan keamanan bagi masyarakat pengguna jalan. Dia berharap semua pihak termasuk masyarakat pengguna jalan juga ikut menjaga dan merawat, salah satu khususnya adalah penggunaan kendaraan yang sesuai dengan muatan sumbu beratnya. 

"Kami sekali lagi memohon maaf kepada seluruh masyarakat ketika dilakukan perbaikan, nantinya akan terjadi kemacetan tetapi hanya sementara. Saya berharap juga masyarakat bersabar selama dua bulan ini, jalan sudah baik," tandasnya.

OPINI
Meritokrasi Tanpa Jiwa

Meritokrasi Tanpa Jiwa

Senin, 17 Agustus 2026 | 19:33

Peringatan kemerdekaan republik ini sejatinya memanggil kembali janji emansipasi yang paling mendasar, yakni pembebasan nalar manusia dari segala bentuk perhambaan feodal.

BANTEN
Atasi Krisis Dokter Spesialis, Dinkes Banten Gunakan Rontgen Portabel Berbasis AI untuk CKG

Atasi Krisis Dokter Spesialis, Dinkes Banten Gunakan Rontgen Portabel Berbasis AI untuk CKG

Minggu, 23 Agustus 2026 | 19:18

Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Banten menggunakan teknologi rontgen portabel yang dilengkapi Artifisial Intelligence (AI) untuk melakukan analisis penyakit dalam yang dialami masyarakat dalam program Cek Kesehatan Gratis (CKG).

NASIONAL
Rekening Donasi Aksi Warga Pati Diblokir, Bank Mandiri Sebut Atas Permintaan Aparat

Rekening Donasi Aksi Warga Pati Diblokir, Bank Mandiri Sebut Atas Permintaan Aparat

Senin, 24 Agustus 2026 | 12:35

Rekening Bank Mandiri milik Koordinator Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) Supriyono alias Botok diblokir menjelang rencana aksi warga Pati di depan Gedung DPR RI pada Kamis 27 Agustus 2026, mendatang.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill