Connect With Us

Ancam Tembak Kasir, Kawanan Rampok Sikat Rp25 Juta dari Minimarket di Pagedangan Tangerang

Dimas Wisnu Saputra | Senin, 21 November 2022 | 18:28

TKP minimarket yang dirampok di Kampung Pugur, Desa Lengong Kulon, Kecamatan Pagedangan, Kabupaten Tangerang, pada Minggu 20 November 2022, kemarin. (@TangerangNews / Dimas Wisnu Saputra)

TANGERANGNEWS.com-Minimarket di Kampung Pugur, Desa Lengong Kulon, Kecamatan Pagedangan, Kabupaten Tangerang disatroni kawanan rampok, pada Minggu 20 November 2022, pukul 22.58 WIB.

Aksi itu dilakukan oleh tiga orang yang menggunakan senjata api (senpi) jenis pistol untuk mengancam pegawai minimarket.

Pantauan Tangerangnews.com di lokasi, sebagian minimarket diberi garis polisi. Namun minimarket masih tetap buka untuk melayani pembeli.

Atta, kasir minimarket mengatakan, peristiwa itu terjadi ketika kondisi telah sepi. Kemudian empat orang datang ke minimarket. Satu pelaku yang membawa pistol masuk lebih dulu dan mengancam akan menembaknya jika melawan.

Lalu, dua rekan pelaku menyusul masuk dan langsung membawanya ke tempat brangkas. Satu orang lagi berada di depan memantau situasi.

"Dia membawa saya ke belakang untuk meminta kunci berangkas, tapi engga saya kasih karena kuncinya bukan di saya," katanya kepada TangerangNews.com, Senin, 21 November 2022.

Setelah itu pelaku membawanya lagi ke area kasir dan mengambil uang dari laci mesin.

"Perampok itu mengambil uang sebanyak Rp25 jutaan. Namun barang kita tidak tahu berapa yang diambil," katanya.

Putri Hana yang saat itu juga berjaga sebagai kasir mengatakan pelaku itu juga menodongnya menggunakan pistol. Ia sempat teriak, namun mulutnya dibekap dan kepalanya dipukul menggunakan pistol.

"Pelaku itu bilang tidak akan apa-apain kita, cuman ambil kunci brangkas," kata Putri.

Putri menyebut memang brangkasnya itu berada di lantai dua minimarket. Namun para pelaku tidak sempat membawanya ke atas karena ada warga yang berhenti di depan toko.

"Jadi ada yang memberikan informasi kepada mereka bahwa di depan sudah ramai, makanya mereka bergegas untuk mengambil uangnya untuk segara pergi," katanya.

Adapun ciri pelaku yang memegang pistol itu menggunakan jaket hitam dan topi. Sedangkan rekannya menggunakan jaket silver. 

"Yang dua lagi tidak perhatikan jelas, soalnya kita takut juga," ungkapnya.

HIBURAN
Penggagas Soundtrack KKN di Desa Penari Ciptakan Lagu Tepis Stereotip Horor Gunung Kawi

Penggagas Soundtrack KKN di Desa Penari Ciptakan Lagu Tepis Stereotip Horor Gunung Kawi

Jumat, 9 Januari 2026 | 13:50

Musisi asal Gunung Kawi, Matoha Mino, merilis lagu berjudul Gunung Kawi sebagai bentuk respons terhadap persepsi yang menurutnya keliru dan telah lama berkembang di masyarakat terkait stigma tentang Gunung Kawi

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

TANGSEL
Bukan Buang Sampah, Benyamin Tegaskan Kerja Sama dengan Pihak Ketiga Fokus Pengolahan

Bukan Buang Sampah, Benyamin Tegaskan Kerja Sama dengan Pihak Ketiga Fokus Pengolahan

Senin, 12 Januari 2026 | 21:37

Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Benyamin Davnie menegaskan bahwa rencana kerja sama soal sampah dengan pihak ketiga bukan pembuangan, melainkan skema pengolahan sampah modern yang berfokus pada pengurangan residu.

BANTEN
Pemprov Banten Mulai Bangun 2 Sekolah Rakyat, Ditarget Selesai Agustus 2026

Pemprov Banten Mulai Bangun 2 Sekolah Rakyat, Ditarget Selesai Agustus 2026

Senin, 12 Januari 2026 | 21:50

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten resmi memulai pembangunan dua Sekolah Rakyat di Lebak dan Pandeglang. Proyek ini direncanakan berjalan cepat dan ditargetkan selesai pada Agustus 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill