Connect With Us

Penadah Hasil Rampokan Toko Emas di Tangerang Masih Buron

Achmad Irfan Fauzi | Kamis, 6 Oktober 2022 | 20:22

Empat pelaku perampokan toko emas di tiga lokasi toko emas Tangerang. (Detik.com / @TangerangNews.com)

TANGERANGNEWS.com–Penadah ratusan gram perhiasan emas hasil perampokan yang dilakukan empat tersangka perampok di Tangerang masih buron.

Komplotan ini beraksi merampok toko emas di tiga lokasi kawasan Pasar Kemis, Cikupa, dan ITC Serpong.

"Emas dijual ke toko emas, diecer di tiga lokasi. Ini masih penyelidikan," ujar Kapolres Tangsel AKBP Sarly Sollu, Kamis, 6 Oktober 2022.

Aksi perampokan di tiga lokasi toko emas oleh empat pelaku bersenjata api itu, dilatarbelakangi motif ekonomi.

Adapun terkait dugaan keterlibatan para pelaku perampokan dengan kegiatan terorisme, polisi masih mendalaminya.

"Motifnya ekonomi, untuk teroris ini sedang didalami Densus 88. Kalaupun nanti berakar dan berafiliasi itu nantikan domainnya Densus 88, karena kita hanya mengungkap tindak pidananya," ungkap Sarly. 


Kapolres menerangkan dari hasil pemeriksaan, empat orang perampok itu, tidak mengakui tindakan perampokan tersebut untuk mendanai aksi teror.

"Belum ada pengakuan ke arah sana, karena Densus 88 semua yang mempunyai informasi. Kalau indikasinya kan kita lihat gimana cara bertindaknya mereka kan merampok toko emas," terang Kapolres.

SPORT
Bintang Persita Asal Korsel Bakal dinaturalisasi, PSSI Masih Tunggu Proses di DPR

Bintang Persita Asal Korsel Bakal dinaturalisasi, PSSI Masih Tunggu Proses di DPR

Senin, 27 April 2026 | 07:52

Gelandang Persita Tangerang asal Korea Selatan (Korsel) Bae Sin-yeong berpeluang akan segera membela Timnas Indonesia melalui proses naturalisasi.

BANTEN
Gelar Inspiring Srikandi, PLN Banten Dorong Pegawai Perempuan Aktif Kontribusi Aksi Nyata

Gelar Inspiring Srikandi, PLN Banten Dorong Pegawai Perempuan Aktif Kontribusi Aksi Nyata

Jumat, 1 Mei 2026 | 12:38

PT PLN Persero melalui Unit Induk Distribusi (UID) Banten menggelar kegiatan Inspiring Srikandi, yakni program untuk mendorong peningkatan kapasitas sekaligus kontribusi nyata para pekerja perempuan.

OPINI
May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

Jumat, 1 Mei 2026 | 16:57

Sejarah dari seluruh masyarakat yang ada hingga sekarang adalah sejarah perjuangan kelas." Kalimat pembuka Karl Marx dalam Manifesto Komunis (1848) ini sering kali dianggap sebagai peninggalan masa lalu yang tak lagi relevan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill