KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan
Senin, 7 September 2026 | 15:29
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TANGERANGNEWS.com-Peristiwa kebakaran rumah sekaligus kios laundry di Desa Cikande, Kecamatan Jayanti, Kabupaten Tangerang, menewaskan tiga orang, pada Kamis 1 Desember 2022, siang.
Pantauan Tangerangnews.com di lokasi, bangunan rumah berikut isinya sudah ludes terbakar, termasuk mobil mini bus yang terparkir di garasi.
Sugeng Prayitno, Ketua RW 02 mengatakan rumah yang jadi tempat usaha laundry itu terdapat empat orang. Namun saat kejadian sekitar pukul 14.30 WIB, pemilik rumah bernama Maswah sedang pergi berbelanja ke warung.
Saat kembali, dia mendapati rumahnya sudah terbakar. Diketahui tiga korban berjenis kelamin laki-laki tewas dalam insiden tersebut, yakni dua anak Maswah berinisial S usia 2 tahun dan A usia 7 tahun, serta satu karyawan, N, 27.
Maswah ketika itu sempat ingin menyelamatkan, tetapi korban sudah terkepung asap dan tidak tertolong. Warga pun tak berdaya untuk menyelamatkan korban karena kepulan asap yang tebal.
"Saat mereka mau menyelamatkan diri sudah tidak bisa, karena sudah terkepung asap dan api," ujar Sugeng.
Sugeng mengatakan posisi saat itu, N berada lantai dua rumah. Sedangkan S dan A berada di lantai bawah. "Tidak lama kemudian setelah datang petugas pemadam langsung ada upaya penyelamatan korban," katanya.
Api batu berhasil dipadamkan setelah satu jam kemudian. Namun kondisi korban telah terbakar hampir sekujur tubuh.
"Sudah 60 persen (luka bakar) dan jenazah ketiganya dibawa ke Rumah Sakit Umum Balaraja, Kabupaten Tangerang," jelasnya.
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TODAY TAGPertumbuhan data center dan ekspansi industri mulai mengubah peta kebutuhan listrik di Asia Tenggara.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews