Connect With Us

Percikan Las Sambar Tiner, Pabrik Helm di Panongan Tangerang Ludes Terbakar

Dimas Wisnu Saputra | Rabu, 7 Desember 2022 | 15:26

Kebakaran pabrik helm akibat percikan api las menyambar tiner di Kecamatan Panongan, Kabupaten Tangerang, Rabu 7 Desember 2022. (@TangerangNews / Dimas Wisnu Saputra)

TANGERANGNEWS.com-Kebakaran hebat melanda pabrik produksi helm di Kampung Setu, RT03/01, Desa Panongan, Kecamatan Panongan, Kabupaten Tangerang, Rabu 7 November 2022.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang Ujat Sudrajat mengatakan kebakaran tersebut terjadi pada pukul 09.00 WIB. Pihaknya baru menerima laporan pada 09.22 WIB dan langsung menuju lokasi untuk pemadaman.

Dugaan sementara berdasarkan informasi yang dihimpun dari pegawai setempat, percikan api dari pengerjaan las menyambar ke tumpukan tiner yang digunakan untuk cat helm.

"Kebakaran akibat tiner sebagai bahan dasar helm, tersambar api pengelasan. Tiner yang terbakar juga mengakibatkan asap tebal," jelasnya

Pihaknya menerjunkan 24 personel dan empat unit mobil pemadam kebakaran untuk mengatasi kebakaran tersebut.

"Kendalanya di lapangan sumber air jauh dari lokasi dan asap tebal," kata Ujat

Namun tidak ada korban luka maupun jiwa dalam kebakaran ini. Sedangkan kerugian material masih dihitung.

"Semua karyawan berhasil menyelamatkan diri masing-masing, tidak ada korban," ujar Ujat.

TANGSEL
TPA Cipeucang Bikin Warga Kena ISPA dan Harga Rumah Turun, Pemkot Tangsel Didugat Rp21,6 miliar

TPA Cipeucang Bikin Warga Kena ISPA dan Harga Rumah Turun, Pemkot Tangsel Didugat Rp21,6 miliar

Jumat, 30 Januari 2026 | 19:30

Warga RW 14 Kelurahan Rawabuntu, Serpong, resmi melayangkan gugatan class action terhadap Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) dan PT Bumi Serpong Damai (BSD).

NASIONAL
BMKG Bantah Narasi OMC Jadi Bom Waktu Picu Cuaca Tak Stabil

BMKG Bantah Narasi OMC Jadi Bom Waktu Picu Cuaca Tak Stabil

Jumat, 30 Januari 2026 | 09:15

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) membantah narasi yang beredar di media sosial terkait Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) yang disebut-sebut dapat menjadi “bom waktu” dan memicu cuaca tidak stabil jika dilakukan secara terus-menerus.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill