Connect With Us

Lagi Ngecat Gedung Setda Kabupaten Tangerang, Kuli Proyek Tewas Terjatuh

Dimas Wisnu Saputra | Selasa, 20 Desember 2022 | 23:17

TKP kuli tewas terjatuh saat mengecat Gedung Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Tangerang, Selasa 20 Desember 2022. (@TangerangNews / Dimas Wisnu Saputra)

TANGERANGNEWS.com-Satu pekerja proyek pengecatan di Gedung Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Tangerang tewas terjatuh.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, pekerja itu bernama Oji, 29, warga Kampung Tapos Pojok, RT 17/06, Kampung Tapos Pojok, Desa Tapos, Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang.

Korban merupakan pekerja bangunan dari CV Cipta Teknik Perkasa yang mengerjakan proyek pengecatan dari Dinas Tata Ruang dan Bangunan (DTRB) Kabupaten Tangerang.

Diketahui, Oji terjatuh dari lantai lima ke lantai tiga, lalu berlanjut ke lantai dua, saat melakukan pengecatan, pada Senin 19 Desember 2022.

Satpam gedung, Muhammad Sibli yang merupakan saksi mata mengatakan insiden itu diperkirakan terjadi saat hujan deras waktu Ashar.

"Dia jatuh ke genting dan baru jatuh ke bawah. Itu saja hancurkan gentingnya," katanya kepada Tangerangnews.com, Selasa, 20 Desember 2022.

Akibat jatuh, korban yang masih berpakaian lengkap mengalami pendarahan. Kemudian, korban langsung dilarikan ke Rumah Sakit Metro Hospital Cikupa.

"Korban sudah dibawa ke IGD. Saat itu korban masih bangun setelah jatuh, saya payungin karena kasihan. Polisi tadi malam juga sudah datang kesini," ungkap Sibli.

Kepala Bidang Informasi Komunikasi Publik (IKP) pada Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Kabupaten Tangerang Ahmad Suryadi mengatakan peristiwa itu merupakan murni kecelakaan kerja dan tidak ada unsur apapun.

Ketika itu korban tengah mengecat saat kondisi cuaca hujan. Koban sudah perintah untuk turun, tetapi masih tetap bekerja.

"Lalu saat geser mau turun, tiba-tiba dia terjatuh," katanya saat dimintai keterangan.

Suryadi mengklaim semua pekerja sudah melaksanakan tugas sesuai prosedur, seperti memakai alat pelindung diri (APD). 

Pemkab Tangerang melalui DTRB pun sudah datang ke rumah duka korban untuk menyampaikan duka cita dan memberi kompensasi.

"Kita sudah ketemu keluarganya dan sudah kita kasih kompensasi," pungkasnya.

AYO! TANGERANG CERDAS
Siswa Miskin 90 Persen Berpeluang Tembus Masuk Sekolah Favorit Pada SPMB 2026

Siswa Miskin 90 Persen Berpeluang Tembus Masuk Sekolah Favorit Pada SPMB 2026

Senin, 11 Mei 2026 | 08:18

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mengklaim siswa dari keluarga kurang mampu memiliki peluang lebih besar untuk masuk sekolah yang diinginkan melalui Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 2026/2027.

BISNIS
Warga Banten Makin Jarang Pakai Uang Tunai, Transaksi QRIS Tembus Rp34 Triliun

Warga Banten Makin Jarang Pakai Uang Tunai, Transaksi QRIS Tembus Rp34 Triliun

Kamis, 14 Mei 2026 | 14:20

Penggunaan pembayaran digital di Provinsi Banten terus melonjak sepanjang awal 2026. Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Banten mencatat nilai transaksi menggunakan QRIS mencapai lebih dari Rp34 triliun.

OPINI
May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

Jumat, 1 Mei 2026 | 16:57

Sejarah dari seluruh masyarakat yang ada hingga sekarang adalah sejarah perjuangan kelas." Kalimat pembuka Karl Marx dalam Manifesto Komunis (1848) ini sering kali dianggap sebagai peninggalan masa lalu yang tak lagi relevan.

KAB. TANGERANG
10 Tahun Tempat Hiburan Malam Beroperasi Dekat Puspemkab Tangerang, Begini Tanggapan Bupati

10 Tahun Tempat Hiburan Malam Beroperasi Dekat Puspemkab Tangerang, Begini Tanggapan Bupati

Rabu, 13 Mei 2026 | 17:18

Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid menanggapi polemik terhadap keberadaan sejumlah tempat hiburan malam (THM) di area Kawasan Pusat Pemerintahan Kabupaten (Puspemkab) Tangerang, Kecamatan Tigaraksa.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill