Tagihan Listrik Membengkak Meski Tarif Tak Naik, PLN Ungkap Penyebabnya
Jumat, 15 Mei 2026 | 11:21
PT PLN (Persero) menjelaskan penyebab tagihan listrik pelanggan yang kerap berubah meski tarif dasar listrik tidak mengalami kenaikan sejak Juli 2022.
TANGERANGNEWS.com-Koper merah berisi mayat korban mutilasi ditemukan warga di pinggir jalan, di RT02/02, Desa Singabangsa, Kecamatan Tenjo, Kabupaten Bogor, Rabu 15 Maret 2023. Temuan ini pun menggegerkan warga setempat.
Ketua RW02 Dendi mengatakan, koper merah berisi mayat mutilasi tersebut ditemukan warga yang sedang melintas sekira pukul 05.00 WIB.
"Kronologisnya ada warga ada yang melihat koper, entah isinya apa, katanya saat dibuka ditemukan mayat dimutilasi lah, akhirnya dia lapor pada pihak RT dan RW setempat," ungkapnya.
Mendapatkan laporan tersebut, ia pun langsung menuju ke lokasi penemuan mayat dalam koper tersebut.
"Saya ke sini jam setengah 8, ternyata sudah ramai. Kita pun sudah lapor ke polisi," singkatnya.
Sementara itu, Aktivis Sosial Kabupaten Bogor Aceng Miftahulumudin mendorong pihak Kepolisian untuk segera mengungkap kasus tersebut.
"Pihak Kepolisian harus gercep dalam kasus ini, agar ini tidak abu-abu dan pelakunya harus segera tertangkap," singkatnya kepada Tangerangnews.com, Rabu,15 Februari 2023.
Kapolsek Tenjo Iptu FX Suyadi membenarkan penemuan mayat dalam koper tersebut.
"Iya betul ada penemuan mayat, tapi belum tau jenis kelamin atau lain-lainnya," terangnya.
Saat ini, pihak kepolisian pun tengah menunggu Tim Inafis untuk melakukan langkah selanjutnya.
"Kita tunggu tim Inafis dulu, sementara kita pasang police line sambil mengamankan TKP jangan tersentuh orang," terangnya.
Hingga saat ini, polisi pun belum bisa memastikan identitas dari mayat dalam koper tersebut.
"Belum, saya sendiri belum tahu laki-laki atau perempuan," pungkasnya.
PT PLN (Persero) menjelaskan penyebab tagihan listrik pelanggan yang kerap berubah meski tarif dasar listrik tidak mengalami kenaikan sejak Juli 2022.
TODAY TAGSejarah dari seluruh masyarakat yang ada hingga sekarang adalah sejarah perjuangan kelas." Kalimat pembuka Karl Marx dalam Manifesto Komunis (1848) ini sering kali dianggap sebagai peninggalan masa lalu yang tak lagi relevan.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews