Pemkot Tangerang Minta Warga Tak Beri Uang ke Pengemis di Jalan
Jumat, 10 Juli 2026 | 14:11
Pemerintah Kota Tangerang meminta masyarakat untuk tidak memberikan uang kepada pengemis agar aktivitas mengemis di jalan tidak menjamur.
TANGERANGNEWS.com-Jalan penghubung antara Desa Cikuya menuju Cikareo, Kecamatan Solear, Kabupaten Tangerang, ramai diperbincangkan di media sosial.
Pasalnya, kondisi jalan terlihat tidak layak dan rusak parah serta dipenuhi dengan air dan lumpur, sehingga jalanan menjadi licin yang mengakibatkan sejumlah pengendara motor terjatuh.
Sampai-sampai warga setempat yang mengeluhkan kondisi itu melakukan aksi protes dengan memasang pohon pisang di tengah jalan.
Setel viral, Pemerintah Kecamatan Solear berjanji akan memperbaiki kerusakan jalan penghubung antara Desa Cikuya menuju Desa Cikareo itu, pada bulan Agustus 2023 mendatang.
"Ya, kami memang sudah melaporkan terkait kerusakan jalan itu. Pihak Dinas Binamarga sudah mengeceknya. Mudah-mudahan akhir Agustus ini busa (dikerjakan perbaikan jalan)," kata Camat Solear Saedaman, Senin 1 Mei 2023.
Ia menjelaskan, setelah mendapatkan keluhan dari warga setempat terkait kerusakan jalan tersebut, maka pihaknya pun langsung koordinasi dengan Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (BMSDA), untuk segera melakukan penanganan.
"Tadi pagi sudah dilakukan survei awal oleh tim dari Bina Marga," ucapnya.
Ia mengatakan, bahwa dalam proses pengajuan perbaikan infrastruktur jalan itu, nantinya bakal dilaksanakan dengan kembali memasang paving block di ruas jalan penghubung desa sepanjang 100 meter lebih tersebut.
"Mungkin nanti diperbaiki dengan kembali memasang paving bock. Karena kalau diaspal tidak mungkin, nanti pasti amblas lagi," katanya.
Menurut dia, akses jalan penghubung antar Desa Cikuya dengan Cikareo tersebut kondisinya memang sudah empat tahun terakhir dalam kondisi tidak layak. Namun, warga setempat tetap menggunakan ruas jalan itu.
"Sebenarnya lokasi itu bukan jalur utama. Hanya sebagai lintasan aja, jarang juga dilalui kendaraan. Itu sudah empat tahun keadaannya rusak," tutur Saedaman.
"Sempat dulu itu sama warga mau dilakukan perbaikan swadaya, tapi hal itu tidak mendapat kesepakatan antara kedua desa itu," tambahnya.
Kendati demikian, pemerintah daerah kini akan berupaya secepat mungkin melakukan perbaikan agar masyarakat segera dapat menggunakan akses jalan itu.
"Mudah-mudahan bisa secepatnya diperbaiki, tetapi warga juga harus bersabar karena ini butuh proses," kata dia.
TODAY TAGPemerintah Kota Tangerang meminta masyarakat untuk tidak memberikan uang kepada pengemis agar aktivitas mengemis di jalan tidak menjamur.
Pelaku usaha mikro kecil dan menengah menengah (UMKM) yang hendak berjualan atau memamerkan produknya, dapat membuka stan tanpa biaya sewa di event Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) XXIII Provinsi Banten tahun 2026.
Pengembangan kawasan hunian Paramount Petals memasuki babak baru. Setelah hampir dua tahun dipasarkan, pengembang mulai menyerahkan kunci rumah kepada para pembeli di Klaster Lily.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews