Connect With Us

ALVAboard Manfaatkan 100 Persen Plastik Daur Ulang Jadi Kardus Serba Guna

Rangga Agung Zuliansyah | Jumat, 9 Juni 2023 | 11:54

Salah satu produk kardus plastik ALVAboad yang diproduksi PT Alpha Gemilang Makmur Tangerang, Kami 8 Juni 2023. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Kardus plastik ALVAboard yang produksi PT Alpha Gemilang Makmur Tangerang, memiliki banyak kelebihan dibanding kardus biasa yang pada umumnya terbuat dari kertas atau karton.

Selain lebih tahan lama, kardus plastik ALVAboard juga lebih ramah lingkungan karena 100 persen dibuat dari plastik bekas yang didaur ulang.

Alden Lukman, CEO PT Alpha Gemilang Makmur menjelaskan, dalam produksi kardus ALVAboard pihaknya memanfaatkan sampah plastik bekas yang telah didaur ulang jadi biji plastik dari sejumlah perusahaan pengolah limbah maupun pengepul.

Dalam satu bulan, bahan sampah plastik yang digunakan bisa mencapai 10-20 ton untuk menghasilkan sekitar 50 ribu sampai 100 ribu kardus berbagai ukuran.

"Perbandingannya 1 banding 1, jadi tidak ada material campuran. 100 persen dari sampah plastik," katanya, Kamis 8 Juni 2023.

Produk yang dihasilkan pun terdiri dari berbagai ukuran dan bentuk seperti tong sampah, pengganti triplek, tempat tissu, boks penyimpan makanan dan pakaian, hingga kursi.

"Kardus ALVAboard juga sering digunakan untuk keperluan pindahan atau packaging produk FnB dan UMKM, karena ini sudah food grade jadi aman," tambah Alden.

Adapun kelebihan dari kardus ALVAboard yakni dapat dilipat jika sudah digunakan, anti air dan bisa disemprot disinfektan, tahan panas dan benturan, anti rayap dan jamur hingga tahunan.

"Harganya pun sama dengan kardus biasa," jelas Alden.

Menurut Alden produknya ini selain lebih memenuhi kebutuhan masyarakat, juga sebagai wujud penerapan ekonomi sirkular terhadap pengolahan sampah dalam bentuk daur ulang.

Sebab, sesuai data yang dipaparkan Kemenperin, pengumpulan sampah plastik yang ada saat ini, baru sekitar 20 persen yang bisa dipergunakan sebagai bahan baku plastik.

Selain itu, plastik yang tidak didaur ulang setara dengan 3,8 persen emisi gas rumah kaca global dan masuk dalam kategori pencemar terbesar.

"Inilah mengapa daur ulang sangat penting. Untuk mendukung ekonomi sirkular di masyarakat, ALVAboard bersedia menerima kembali packaging yang rusak atau sudah tidak dipakai, agar tetap kembali didaur ulang oleh kami menjadi packaging baru," tutip Alden.

KAB. TANGERANG
Demo Mahasiswa di Kator Bupati Tangerang Diwarnai Kericuhan, Soroti Kebakaran TPA hingga Kinerja OPD

Demo Mahasiswa di Kator Bupati Tangerang Diwarnai Kericuhan, Soroti Kebakaran TPA hingga Kinerja OPD

Kamis, 13 Agustus 2026 | 21:59

Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam organisasi Gerakan Nasional Mahasiswa Indonesia (GMNI) dan Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Kabupaten Tangerang melakukan aksi unjuk rasa didepan Kantor Bupati Tangerang, Kamis 13 Agustus 2026.

TEKNO
Dukung Ekosistem EV, PLN Sabet Gelar Booth Pameran Terfavorit di GIIAS 2026

Dukung Ekosistem EV, PLN Sabet Gelar Booth Pameran Terfavorit di GIIAS 2026

Minggu, 9 Agustus 2026 | 19:31

Ajang pameran otomotif GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 resmi menutup rangkaian kegiatannya melalui malam penghargaan Exhibitor Night yang dihelat di ICE BSD City, Kabupaten Tangerang, pada Sabtu, 8 Agustus 2026.

TANGSEL
 339.200 Liter Air Bersih Disalurkan ke Warga Tangsel Terdampak Kekeringan

339.200 Liter Air Bersih Disalurkan ke Warga Tangsel Terdampak Kekeringan

Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:30

Sepanjang 8 Juli hingga 11 Agustus 2026, sebanyak 339.200 liter air bersih telah didistribusikan kepada warga terdampak kekeringan di sejumlah wilayah Kota Tangerang Selatan (Tangsel).

BANTEN
Pemprov Banten Buka Opsi Pangkas Tukin ASN agar PPPK Tetap Digaji hingga 2027

Pemprov Banten Buka Opsi Pangkas Tukin ASN agar PPPK Tetap Digaji hingga 2027

Kamis, 13 Agustus 2026 | 14:55

Pemerintah Provinsi Banten menyiapkan penyesuaian tunjangan kinerja (tukin) ASN sebagai salah satu opsi untuk menjaga seluruh pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) tetap bekerja hingga 2027.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill