Connect With Us

Pabrik Plastik di Curug Terbakar

Rangga Agung Zuliansyah | Jumat, 15 April 2011 | 16:05

Kebakaran di Pabrik Plastik, di Curug. (tangerangnews / rangga)

TANGERANGNEWS.com-Peristiwa kebakaran kembali terjadi di Tangerang, kali ini terjadi pukul 12.00 WIB, ketika orang tengah menjalani salat Jumat pada hari ini. Peristiwa itu terjadi di Pabrik Plastik bernama PT Andalan Dama Mulya, di Jalan Gatot Subroto RT02/02, Desa Kadujaya, Kecamatan Curug Kabupaten Tangerang.

Menurut petugas keamanan di pabrik itu, Suratno dia mengatakan, pada saat sedang Jumaatan, mesin produksi plastik di depan pabrik terbakar. "Sempat dipadamkan oleh karyawan dan kami petugas keamanan dengan tabung pemadam api. Namun, tidak bisa api membesar. Mungkin karena tenanga kami yang sedikit, sedang sepi. Cuma ada empat orang," kata Suratno.

Kemudian api membesar dan merambat bahan baku plastik di sekitar. "Saya sempat teriak agar karyawan yang masih ada di dalam keluar. Sempat ada yang tidak terburu, tetapi katanya sudah melompat pagar belakang. Jadi saya belum tahu ada korban atau tidak," terangnya. 

Pemadaman sampai peristiwa ini ditulis belum berhasil. Komandan Pengendali Operasi Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Tangerang, Andala mengatakan, pihaknya belum bisa memastikan jumlah korban dan penyebab kebakaran. "Sampai saat ini kami masih berupaya untuk mengendalikan api untuk di padamkan. Kerugian juga belum ditaksir," terangnya.

Namun, yang jelas pihaknya telah menurunkan 5 armada dan 36 personil anggota pemadam untuk pemadaman terhadap pabrik plastik yang bercat tembok warna biru itu. (RAZ)

 

KAB. TANGERANG
Polresta Tangerang Larang Konvoi Usai Final Piala Dunia 2026, Warga Diminta Langsung Pulang

Polresta Tangerang Larang Konvoi Usai Final Piala Dunia 2026, Warga Diminta Langsung Pulang

Senin, 20 Juli 2026 | 01:00

Polresta Tangerang mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan konvoi maupun arak-arakan kendaraan setelah menyaksikan final Piala Dunia 2026 antara Spanyol dan Argentina pada Senin, 20 Juli 2026, dini hari.

OPINI
Puan Maharani Minta Evaluasi Sekolah Sepi Murid: Cermin Ketimpangan Akses dan Mutu Pendidikan

Puan Maharani Minta Evaluasi Sekolah Sepi Murid: Cermin Ketimpangan Akses dan Mutu Pendidikan

Minggu, 19 Juli 2026 | 22:26

Bangku-bangku kosong di ruang kelas sekolah negeri kini bukan lagi pemandangan yang hanya ditemukan di daerah terpencil. Fenomena tersebut mulai terjadi di berbagai wilayah Indonesia, termasuk kota-kota yang selama ini dikenal memiliki akses

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill