Solusi Islam Atasi Gunungan Sampah
Selasa, 17 Februari 2026 | 18:06
Bahwa akar masalah dari gunungan sampah yang semakin tinggi adalah sebab diterapkannya sistem sekuler kapitalisme yang mengatur kehidupan umat manusia saat ini.
TANGERANGNEWS.com-Kepala Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat) Balaraja, Kabupaten Tangerang, Ali Hanafiah memastikan tidak ada pungutan liar (pungli) di kantornya.
Jika pun ada oknum pungli di Samsat Balaraja, ia menegaskan bukan di bawah naungannya.
"Tidak ada pungli, saya pastikan itu. Karena kita kan ada tiga instansi di sini. Bapenda Banten, Kepolisian dan Jasa Raharja," ucap Ali kepada Tangerangnews.com di ruangannya, Jumat, 15 September 2023.
Dia pun menjamin bahwa staffnya tidak melakukan pungutan liar kepada siapapun, apalagi kepada masyarakat.
"Saya menjamin staff saya tidak ada pungli," jelasnya.
Sebelumnya diberitakan, praktik dugaan pungutan liar (pungli) di kantor Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat) Balaraja Tangerang viral di media sosial (medsos).
Dalam postingan Instagram @infobalaraja, laporan itu disampaikan masyarakat yang mengaku mengalami pungli di Kantor Samsat Balaraja.
Warga tersebut mengatakan ia dimintai sejumlah uang oleh petugas saat hendak membayar pajak kendaraan motor.
"Menyerahkan STNK bayar Rp40 ribu. Lalu, ngambil BPKB diminta lagi Rp30 ribu. Gesek (nomor rangka) Rp25 ribu, menaruh (berkas) saja bayar Rp10 ribu. Memang bayar terus ya?" tanyanya dalam postingan tersebut.
Bahwa akar masalah dari gunungan sampah yang semakin tinggi adalah sebab diterapkannya sistem sekuler kapitalisme yang mengatur kehidupan umat manusia saat ini.
TODAY TAGPendaftaran Tes Kemampuan Akademik (TKA) untuk jenjang SD dan SMP dijadwalkan mulai dibuka pada Senin 19 Januari 2026.
Layanan berbagi video milik Google, YouTube, dilaporkan mengalami gangguan secara global pada Rabu, 18 Februari 2026, pagi sekitar pukul 08.00 WIB.
Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews