Dekati Kawasan Hunian, COURTS Buka Gerai One-Stop Shopping di Bintaro Xchange
Sabtu, 24 Januari 2026 | 23:40
Warga urban Jakarta dan sekitarnya tidak lagi harus menembus macet menuju pusat kota, untuk belanja kebutuhan perlengkapan rumah tangga.
TANGERANGNEWS.com-Kepala Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat) Balaraja, Kabupaten Tangerang, Ali Hanafiah memastikan tidak ada pungutan liar (pungli) di kantornya.
Jika pun ada oknum pungli di Samsat Balaraja, ia menegaskan bukan di bawah naungannya.
"Tidak ada pungli, saya pastikan itu. Karena kita kan ada tiga instansi di sini. Bapenda Banten, Kepolisian dan Jasa Raharja," ucap Ali kepada Tangerangnews.com di ruangannya, Jumat, 15 September 2023.
Dia pun menjamin bahwa staffnya tidak melakukan pungutan liar kepada siapapun, apalagi kepada masyarakat.
"Saya menjamin staff saya tidak ada pungli," jelasnya.
Sebelumnya diberitakan, praktik dugaan pungutan liar (pungli) di kantor Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat) Balaraja Tangerang viral di media sosial (medsos).
Dalam postingan Instagram @infobalaraja, laporan itu disampaikan masyarakat yang mengaku mengalami pungli di Kantor Samsat Balaraja.
Warga tersebut mengatakan ia dimintai sejumlah uang oleh petugas saat hendak membayar pajak kendaraan motor.
"Menyerahkan STNK bayar Rp40 ribu. Lalu, ngambil BPKB diminta lagi Rp30 ribu. Gesek (nomor rangka) Rp25 ribu, menaruh (berkas) saja bayar Rp10 ribu. Memang bayar terus ya?" tanyanya dalam postingan tersebut.
Warga urban Jakarta dan sekitarnya tidak lagi harus menembus macet menuju pusat kota, untuk belanja kebutuhan perlengkapan rumah tangga.
TODAY TAGKomisi VII DPR RI memberikan teguran terkait masalah banjir, kemacetan hingga delay penerbangan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Kota Tangerang. Masalah klasik ini dinilai dapat menghambat kemajuan pariwisata Indonesia.
Aktris sekaligus produser Prilly Latuconsina secara resmi mengumumkan pengunduran dirinya dari Sinemaku Pictures, rumah produksi yang ia dirikan bersama Umay Shahab sejak 2019.
Tugu titik nol Kabupaten Tangerang yang sempat menjadi kontroversi lantaran memakan anggaran sebesar Rp2,3 miliar kini sudah mulai beroperasi dan dipergunakan sebagai taman literasi digital untuk masyarakat.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews