Connect With Us

Kapal Penyedot Sampah dari Coldplay Diserahkan ke Kabupaten Tangerang, Pemkab Siapkan Operator

Rangga Agung Zuliansyah | Senin, 20 November 2023 | 01:19

Pemkab Tangerang menerima bantuan kapal jenis Interceptor yang dihibahkan band Coldplay untuk mengatasi sampah di Sungai Cisadane, Jumat 17 November 2023. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Band Coldplay yang baru saja konser di Jakarta, memberikan bantuan kapal jenis Interceptor kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang, untuk membantu mengatasi masalah sampah di Sungai Cisadane.

Kapal yang diberi nama Neon Moon II tersebut merupakan kerja sama antara Coldplay dengan The Ocean Cleanup. 

Boyan Slat, CEO The Ocean Cleanup, menjelaskan Pemkab Tangerang menjadi penerima hibah karena berkaitan dengan muara Sungai Cisadane.

Alat ini bisa mengurangi sampah khususnya sampah plastik yang masuk ke laut.    

"Dari hasil observasi yang kami lakukan, kapasitas sampah di Sungai Cisadane sangat besar sehingga kami yakini keberadaan interceptor yang kami buat akan sangat bermanfaat," jelas Boyan, pada Jumat 17 November 2023. 

Dia menjelaskan, biaya pembuatan Neon Moon II yang merupakan generasi ketiga ini mencapai 777.000 dolar AS atau sekitar Rp12 miliar.

Salah satu penyokong terbesar pembuatan invertor dengan teknologi terbaru ini berasal dari Band Coldplay.

“Coldplay telah memberikan kontribusi yang sangat besar bagi kami untuk pembuatan Neon Moon II ini, termasuk Neon Moon I yang diluncurkan di Malaysia. Kami sangat senang bisa mengajak Coldplay untuk bersama-sama memerangi sampah plastik di laut yang ada di Asia," jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Tangerang Fachrul Rozi, mengaku senang bisa mendapatkan bantuan kapal penyedot sampah dari The Ocean Cleanup.

Menurut Fachrul keberadaan alat ini tentunya bisa sangat membantu mengurangi sampah di laut. 

"Pemerintah Kabupaten Tangerang sangat mengapresiasi bantuan kapal penyedot sampah yang diberikan The Ocean Cleanup, termasuk kepada band Coldplay selaku penyumbang dana pembuatan kapalnya," ujar Fachrul.

Selanjutnya, DLHK akan menyiapkan beberapa pegawai sebagai operator untuk mengoperasikan kapal penangkap sampah tersebut.

Sebelum bertugas, mereka akan diberikan pelatihan dahulu agar bisa mengoperasikan kapal penangkap sampah dengan baik.

“Kami saat ini tengah menyiapkan orang untuk mengikuti pelatihan pengoperasian Interceptor yang akan diberikan The Ocean Cleanup,” jelasnya.

NASIONAL
Kapan Musim Hujan 2026 Berakhir? Ini Kata BMKG

Kapan Musim Hujan 2026 Berakhir? Ini Kata BMKG

Kamis, 22 Januari 2026 | 09:48

Hingga memasuki awal tahun 2026, hujan masih turun dengan intensitas cukup tinggi di banyak wilayah Indonesia. Kondisi cuaca basah yang berkepanjangan ini berdampak pada aktivitas harian masyarakat dan memicu kekhawatiran terhadap risiko banjir

BANDARA
Komisi VII DPR RI Tegur Pengelola Bandara Soekarno-Hatta Soal Banjir hingga Delay

Komisi VII DPR RI Tegur Pengelola Bandara Soekarno-Hatta Soal Banjir hingga Delay

Jumat, 16 Januari 2026 | 22:13

Komisi VII DPR RI memberikan teguran terkait masalah banjir, kemacetan hingga delay penerbangan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Kota Tangerang. Masalah klasik ini dinilai dapat menghambat kemajuan pariwisata Indonesia.

KAB. TANGERANG
Banjir Tangerang Makin Parah Gegara Alih Fungsi Lahan, DPRD Desak Revisi Perda RTRW

Banjir Tangerang Makin Parah Gegara Alih Fungsi Lahan, DPRD Desak Revisi Perda RTRW

Kamis, 22 Januari 2026 | 22:35

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tangerang bakal melakukan evaluasi terhadap Peraturan Daerah (Perda) tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Nomor 9 Tahun 2020 akibat banyaknya titik banjir yang ada di wilayah tersebut.

TEKNO
Saldo Tiba-tiba Habis? Kenali Penipuan Modus Wallet Drainer dan Cara Pencegahannya

Saldo Tiba-tiba Habis? Kenali Penipuan Modus Wallet Drainer dan Cara Pencegahannya

Selasa, 20 Januari 2026 | 16:13

Kasus saldo kripto yang mendadak terkuras tanpa disadari semakin sering terjadi. Salah satu penyebab yang kini banyak digunakan penipu adalah wallet drainer, alat berbahaya yang mampu menguras aset kripto hanya lewat satu persetujuan transaksi.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill