Connect With Us

Warga Curug Tangerang Diduga Tipu Pemilik Kos, Modus Kirim Bukti Transfer Palsu

Fahrul Dwi Putra | Kamis, 23 November 2023 | 18:02

Ilustrasi penipuan (Istimewa / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com- Seorang pria berinisial RH diduga melakukan penipuan pemalsuan bukti transfer terhadap pemilik indekos di Yogyakarta.

Kasus ini diungkap melalui utas dari akun X (Twitter) @merapi_uncover pada Rabu, 22 November 2023.

Dalam utas tersebut, terlampir juga identitas terduga pelaku yang berasal dari Kadu, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang.

Kronologi bermula saat korban menawarkan indekos milik orang tuanya kepada terduga pelaku.

Usai negosiasi singkat, terduga pelaku yang mengaku hendak magang di RS JIH, Yogyakarta itu sepakat menyewa satu kamar indekos selama kurang lebih enam bulan.

Setelah melalui kesepakatan, pelaku mengaku telah mentransfer biaya sewa kos dan mengirimkan bukti transfernya pada 21 November 2023.

"Bodohnya aku percaya tanpa cek saldo. Langsung dibuatin kwitansi sama ibu," ucap korban.

Tak berselang lama, terduga pelaku kembali menghubungi korban untuk membatalkan durasi sewa, sehingga meminta refund dengan dalih durasi magangnya dipersingkat menjadi hanya tiga bulan.

Beruntung sebelum mentransfer refund, korban sempat menyadari tidak adanya saldo masuk pada 21 November yang mengindikasikan bukti transfer dari terduga pelaku ialah palsu.

"Sebelum tf balik aku cek mutasi saldo dan belum ada transfer masuk ditanggal segitu dengan jumlah yg sama, dan akhirnya nomerku diblokir sama dia," tutupnya.

Utas tersebut pun menuai beragam reaksi dari warganet yang mengaku pernah mengalami hal serupa.

"Udah pernah, pokoknya sekiranya ada alasan ga masuk di akal boleh kah kita berpraduga, selalu cek mutasi itu yang utama," komentar akun @AzukaCherry1892.

"Dah pernah kayak gitu,tapi sudah curiga dulu, yang udah liat kamar aja belum tentu deal. Kok belum tau tempatnya deal 6 bulan minta no rekening enggak saya kasih. Blokir nomornya," timpal @Simon_pramono.

"Hati-hati penipuan modelan kayak gini nder. September kemarin pernah, hampir saja. Buat flyer untuk open donasi air. Ada yang japri ngirim bukti tf magrib (biasanya modusnya japri di jam lengah). Setelah itu minta di-refund karena kelebihan dengan alasan tertentu. Ternyata dia blm tf," kata akun @enemyee__.

BANDARA
Kursi Penerbangan Capai 3,32 Juta, Bandara Soetta Tempati Peringkat Kedua Tersibuk di Asia Tenggara

Kursi Penerbangan Capai 3,32 Juta, Bandara Soetta Tempati Peringkat Kedua Tersibuk di Asia Tenggara

Jumat, 7 Agustus 2026 | 21:30

Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), Kota Tangerang mencatatkan posisi sebagai bandara tersibuk kedua di kawasan Asia Tenggara, berdasarkan laporan OAG Southeast Asia Aviation Market edisi Juli 2026.

TOKOH
Richard Lee Siap Buka Seluruh Fakta, Tantang Doktif Hadir ke Persidangan

Richard Lee Siap Buka Seluruh Fakta, Tantang Doktif Hadir ke Persidangan

Kamis, 30 Juli 2026 | 14:28

Richard Lee menantang Samira Farahnaz alias Doktif untuk hadir dalam sidang kasus dugaan pelanggaran perlindungan konsumen yang menjerat dirinya sebagai terdakwa.

TANGSEL
BRIN Serpong Bikin Sepatu Karet Seharga Rp75 Ribuan untuk Siswa Sekolah Rakyat

BRIN Serpong Bikin Sepatu Karet Seharga Rp75 Ribuan untuk Siswa Sekolah Rakyat

Jumat, 7 Agustus 2026 | 07:00

Tim peneliti Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) BRIN di Serpong, Tangerang Selatan (Tangsel), merancang sepatu berbahan dasar karet yang memiliki bobot ringan, nyaman digunakan, serta ramah di kantong.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill