Connect With Us

Bocah 4 Tahun Tewas Digigit Ular Kobra di Sepatan Tangerang Gegara Masukkan Tangan ke Lubang

Rangga Agung Zuliansyah | Selasa, 23 Januari 2024 | 17:19

Ilustrasi ular kobra. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Seorang bocah di Kampung Gempol Sari, Sepatan Timur, Kabupaten Tangerang, tewas digigit ular jenis korba, Senin 22 Januari 2024. 

Insiden yang menimpa bocah usia 4 tahun berinisial MF ini, terjadi di rumahnya.

"Iya betul, kami mendapat laporan tadi siang terkait adanya balita yang jadi korban gigitan ular," kata Kasie Humas Polres Metro Tangerang Kota Komisaris Aryono.

Aryono menjelaskan kronologis peristiwa tersebut berawal ketika korban sedang bermain di dalam rumahnya. Lalu, MF memasukan tangannya ke dalam lubang yang diduga sarang ular.

"Jadi itu rumah belum diplester. Masih alas tanah. Korban saat itu tengah bermain dengan memasukan tangannya ke dalam lubang," terangnya.

Orangtua korban mengetahui kejadian itu setelah korban menangis kesakitan. Kemudian korban langsung dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapat pertolongan.

"Tapi korban tidak dapat diselamatkan dan dinyatakan meninggal dunia," ujar Aryono.

KOTA TANGERANG
Warga Resah Ada Pesta Miras dan Prostitusi di Batuceper, Trantib Terjun ke Lokasi

Warga Resah Ada Pesta Miras dan Prostitusi di Batuceper, Trantib Terjun ke Lokasi

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:17

Warga Kelurahan Batusari, Kecamatan Batuceper, Kota Tangerang merasa resah adanya dugaan aktivitas pesta minuman keras (miras) dan praktik prostitusi di lingkungan mereka.

KAB. TANGERANG
Korban Banjir 2 Meter di Cikande Tangerang Minta Bantuan ke Presiden

Korban Banjir 2 Meter di Cikande Tangerang Minta Bantuan ke Presiden

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:24

Korban banjir setinggi 2 meter di Perumahan Taman Cikande, Kecamatan Jayanti, Kabupaten Tangerang meminta bantuan jajaran pemerintah pusat hingga ke Presiden Prabowo Subianto.

HIBURAN
Penggagas Soundtrack KKN di Desa Penari Ciptakan Lagu Tepis Stereotip Horor Gunung Kawi

Penggagas Soundtrack KKN di Desa Penari Ciptakan Lagu Tepis Stereotip Horor Gunung Kawi

Jumat, 9 Januari 2026 | 13:50

Musisi asal Gunung Kawi, Matoha Mino, merilis lagu berjudul Gunung Kawi sebagai bentuk respons terhadap persepsi yang menurutnya keliru dan telah lama berkembang di masyarakat terkait stigma tentang Gunung Kawi

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill