Tangsel Digital Academy Asah Skill IT Pelajar, Berpeluang Direkrut Diskominfo
Jumat, 17 April 2026 | 14:37
Kabar gembira bagi para pelajar di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) yang bercita-cita menjadi ahli digital.
TANGERANGNEWS.com-Satu warga korban keracunan gas amonia yang bocor dari pabrik es di kawasan Koang Jaya, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang masih dirawat di RSUD Kabupaten Tangerang, Jumat 9 Februari 2024.
Menurut keterangan Penanggung jawab Manajemen RSUD Kabupaten Tangerang dr Sari, pasien merupakan seorang wanita berusia 22 tahun. Kondisinya kini sudah mulai membaik, sejak dirawat pada Selasa 6 Februari 2024 lalu.
"Pada waktu datang ke RSUD langsung dievaluasi secara maksimal dan langsung pemasangan oksigen. Sebelumnya mengalami sesak berat. Alhamdulillah sekarang pasien sudah agak membaik," ujarnya.
dr Sari menambakan pada awal masuk ICU, kondisi pasien dalam keadaan sadar, sesak nafas berat, mengeluarkan darah dan sulit berkomunikasi.
Karena itu, pasien masih harus memakai selang oksigen nasal kanul atau aliran oksigen dengan selang aliran 3 LPM.
Tim dokter optimistis pasien bisa segera pindah dari ICU ke ruang rawat inap biasa untuk observasi lebih lanjut.
"Pasien kini sudah mengalami berbagai perbaikan kondisi, nanti sore juga kita pindahkan ke ruangan rawat biasa," katanya.
Diketahui sebelumnya, insiden kebocoran gas amonia di parik es balok PT Danesja, mengakibatkan 55 warga harus dilarikan ke rumah sakit.
Dua di antaranya dirawat di ICU RSUD Kabupaten Tangerang dan RS Hermin karena terdampak paling parah.
Kabar gembira bagi para pelajar di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) yang bercita-cita menjadi ahli digital.
TODAY TAGPemerintah Kota Tangerang menyiapkan langkah mitigasi bencana kebakaran di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Rawa Kucing akibat musim kemarau ekstrem yang diprediksi akan berlangsung lebih lama.
Seorang ibu bernama Widyastuti, 46, ditemukan tewas bersimbah darah, diduga dibunuh oleh anak tirinya sendiri di rumahnya di Kampung Babakan, Kelurahan Binong, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang, Jumat 17 April 2026 malam.
Bisnis minuman teh kekinian Menantea yang didirikan oleh Jerome Polin pada 2021, lalu, resmi menghentikan seluruh operasional gerainya pada 25 April 2026, setelah berjalan selama kurang lebih lima tahun.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews