Connect With Us

Emak-emak Hadang Alat Berat Tolak Pembongkaran Pasar Kutabumi Tangerang

Rangga Agung Zuliansyah | Kamis, 18 April 2024 | 17:37

Alat berat membongkar lapak pedagang Pasar Kutabumi di Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang untuk proyek revitalisasi, Kamis 18 April 2024. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Proses pembongkaran Pasar Kutabumi, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang mendapat perlawanan dari ratusan pedagang yang mayoritas emak-emak, Kamis, 18 April 2024. 

Mereka menghadang alat berat yang hendak membongkar bangunan pasar. Sebab, mereka menilai pembongkaran untuk proses revitalisasi tersebut tidak sesuai dengan kesepakatan dan aturan. 

Salah seorang pedagang, Sutimah mengatakan ia enggan pindah ke TPPS lantaran masih mengantongi surat ijin Surat Hak Guna Bangun (SHGB) yang diterbitkan oleh pihak Perumda Pasar Niaga Kerta Raharja (NKR). 

"Kami masih pegang surat SHGB yang masa berlakunya sampai 2027 dan 2029. Tapi kenapa sekarang kami diusir. Ini tidak sesuai aturan," tegasnya.

Bahkan, hingga saat ini masih terdapat ratusan pedagang yang berada bertahan di lokasi. Untuk itu, ia mempertanyakan kegiatan pembongkaran yang dilakukan oleh pihak Perumda hari ini. 

"Dari 400 lebih pedagang masih sekitar 95 persen yang bertahan di sini (Pasar Kutabumi)," ujarnya Sutimah. 

Sementara itu, Direktur Utama Perumda Pasar NKR Finny Widiyanti mengatakan, pihaknya sudah mengformasikan kepada pedagang terkait rencana pembongkaran pada 18 April 2024. Hal ini dilakukan untuk program revitalisasi Pasar Kutabumi. 

"Tanggal 18 April memang dijadwalkan pembongkaran, dan kami sudah beritahu para pedagang," ungkapnya.

OPINI
Indonesia Surga Mafia Judol Internasional?

Indonesia Surga Mafia Judol Internasional?

Minggu, 17 Mei 2026 | 15:42

Pada 9 Mei 2026 Bareskrim Polri menahan 320 WNA pelaku sindikat judi online di gedung perkantoran Jalan Hayam Wuruk, Jakarta Barat. Setiap tahun selalu ada penangkapan sindikat Judol.

KOTA TANGERANG
Nyeri Dada Seperti Disayat Silet, Waspada Aorta Kompleks yang Mematikan Jika Terlambat Penanganan

Nyeri Dada Seperti Disayat Silet, Waspada Aorta Kompleks yang Mematikan Jika Terlambat Penanganan

Rabu, 20 Mei 2026 | 14:12

Penyakit aorta kompleks, khususnya diseksi (robekan) dan aneurisma (pelebaran) aorta, merupakan salah satu kondisi kegawatdaruratan medis paling fatal di dunia kardiovaskular.

PROPERTI
Bukan di Bali, Hunian Ala Resort dengan Danau 32 Hektare Ini Ada di Tangerang

Bukan di Bali, Hunian Ala Resort dengan Danau 32 Hektare Ini Ada di Tangerang

Kamis, 14 Mei 2026 | 07:45

Suasana hunian bergaya resort dengan pemandangan danau luas kini tak hanya bisa ditemukan di Bali. Konsep serupa mulai hadir di Tangerang lewat peluncuran klaster premium Matera Lakeside di kawasan Gading Serpong.

KAB. TANGERANG
Proyek Aglomerasi Batal, Pemkab Tangerang Ajukan Ulang PSEL Mandiri

Proyek Aglomerasi Batal, Pemkab Tangerang Ajukan Ulang PSEL Mandiri

Rabu, 20 Mei 2026 | 18:33

Skema aglomerasi fasilitas Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL) Tangerang Raya di TPA Jatiwaringin, Kabupaten Tangerang, batal terlaksana.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill