Gegara Bakar Sampah, 9 Lapak Rongsokan di Tangerang Ludes Dilalap si Jago Merah
Rabu, 25 Februari 2026 | 23:57
Sebanyak sembilan lapak barang bekas di Jalan Raya Prancis, Kecamatan Benda, Kota Tangerang, terbakar hebat, Rabu 25 Februari 2026, malam.
TANGERANGNEWS.com- Calon Wakil Bupati Tangerang menyebut ingin memberikan ruang lebih luas bagi perempuan untuk menjadi pemimpin di ruang lingkup Kabupaten Tangerang.
Hal ini diutarakan Intan dalam Debat Kedua Pilbup Tangerang pada Minggu, 10 November 2024.
Dikatakan Intan, hingga saat ini Kabupaten Tangerang belum pernah memiliki pemimpin perempuan di posisi puncak pemerintahan, sehingga ini adalah momentum yang tepat untuk mengubah tradisi tersebut.
Menurutnya, kehadiran perempuan dalam jajaran pimpinan akan membawa perspektif baru yang lebih inklusif, khususnya dalam membuat kebijakan yang berhubungan langsung dengan kesejahteraan masyarakat.
"Ini bukan lagi masalah kekuasaan tapi ini adalah pengabdian," ujar Intan.
Bagi Intan, peran perempuan dalam politik bukan hanya sebagai simbol, tetapi juga penggerak perubahan sosial. Ia meyakini perempuan memiliki kemampuan untuk lebih peka terhadap isu-isu yang menyangkut kesejahteraan keluarga, pendidikan, kesehatan, dan kualitas hidup masyarakat.
Lanjut Intan, dengan semakin banyak perempuan di posisi pengambilan keputusan, kebijakan yang dihasilkan diharapkan lebih berpihak pada kebutuhan masyarakat luas.
"Saatnya kabupaten Tangerang memberikan ruang untuk perempuan di Pilkada 2024 agar suara perempuan terwakili dan jangan lupa tanggal 27 November pilih nomor 2 demi terwujudnya kesetaraan gender di kabupaten Tangerang," tutupnya.
Sebanyak sembilan lapak barang bekas di Jalan Raya Prancis, Kecamatan Benda, Kota Tangerang, terbakar hebat, Rabu 25 Februari 2026, malam.
TODAY TAGMenandai perjalanan panjang menuju usia emas 50 tahun, PT Summarecon Agung Tbk kembali menggelar ajang penghargaan bergengsi Summarecon Awards 2026.
Meledaknya tren belanja online (e-commerce) dan logistik di Indonesia menyisakan tumpukan sampah kemasan yang kini menjadi masalah besar.
Pemilihan kepala daerah (Pilkada) secara langsung selama hampir dua dekade terakhir telah menjadi simbol penting demokrasi lokal di Indonesia.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews