Gagal Rebut Poin Penuh dari Bhayangkara FC, Persita Alihkan Fokus ke Persija
Rabu, 28 Januari 2026 | 12:44
Persita Tangerang langsung mengalihkan fokus ke laga berikutnya setelah bermain imbang 1-1 melawan Bhayangkara Presisi Lampung FC.
TANGERANGNEWS.com- Calon Wakil Bupati Tangerang menyebut ingin memberikan ruang lebih luas bagi perempuan untuk menjadi pemimpin di ruang lingkup Kabupaten Tangerang.
Hal ini diutarakan Intan dalam Debat Kedua Pilbup Tangerang pada Minggu, 10 November 2024.
Dikatakan Intan, hingga saat ini Kabupaten Tangerang belum pernah memiliki pemimpin perempuan di posisi puncak pemerintahan, sehingga ini adalah momentum yang tepat untuk mengubah tradisi tersebut.
Menurutnya, kehadiran perempuan dalam jajaran pimpinan akan membawa perspektif baru yang lebih inklusif, khususnya dalam membuat kebijakan yang berhubungan langsung dengan kesejahteraan masyarakat.
"Ini bukan lagi masalah kekuasaan tapi ini adalah pengabdian," ujar Intan.
Bagi Intan, peran perempuan dalam politik bukan hanya sebagai simbol, tetapi juga penggerak perubahan sosial. Ia meyakini perempuan memiliki kemampuan untuk lebih peka terhadap isu-isu yang menyangkut kesejahteraan keluarga, pendidikan, kesehatan, dan kualitas hidup masyarakat.
Lanjut Intan, dengan semakin banyak perempuan di posisi pengambilan keputusan, kebijakan yang dihasilkan diharapkan lebih berpihak pada kebutuhan masyarakat luas.
"Saatnya kabupaten Tangerang memberikan ruang untuk perempuan di Pilkada 2024 agar suara perempuan terwakili dan jangan lupa tanggal 27 November pilih nomor 2 demi terwujudnya kesetaraan gender di kabupaten Tangerang," tutupnya.
Persita Tangerang langsung mengalihkan fokus ke laga berikutnya setelah bermain imbang 1-1 melawan Bhayangkara Presisi Lampung FC.
TODAY TAGPergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.
Masalah limbah minyak goreng bekas atau minyak jelantah yang sering kali mencemari lingkungan kini menemukan solusi inovatif.
PT Pertamina Patra Niaga mengusulkan kebijakan pembatasan pembelian LPG subsidi 3 kilogram maksimal 10 tabung per bulan untuk setiap kepala keluarga (KK).
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews