Simak Tips Cegah Kejahatan Digital dan Deteksi Hoaks di Medsos
Senin, 27 Juli 2026 | 20:21
Di tengah masifnya penggunaan media sosial dan layanan digital, ancaman kejahatan siber kian mengintai celah keamanan finansial masyarakat.
TANGERANGNEWS.com-Banjir kembali merendam ratusan rumah warga di Desa Pasir Ampo, Kecamatan Kresek, Kabupaten Tangerang, Sabtu 17 Januari 2026.
Banjir yang terjadi sejak Selasa 13 Januari 2026 tersebut dipicu jebolnya tanggul Sungai Cidurian.
Berdasarkan pantauan Tangerangnews di lokasi, banjir tidak hanya merendam warga masih terendam banjir. Tak hanya itu, banjir tersebut juga turut memutus akses jalan warga dan area persawahan.
Di sepanjang jalan, terlihat para warga mengungsi di sebuah gubuk hingga di dalan mobil yang diparkir di pinggir jalan. Selain itu, ada juga sebagian warga yang bertahan di dalam rumah.
Kepala Dusun Desa Pasir Ampo, Sukemi mengatakan, sebanyak 185 rumah warga terendam banjir dengan ketinggian antara 80 sentimeter hingga 1 meter.
"Tentang masalah banjir ini penyebabnya dari jebolnya tanggul Sungai Cidurian sebanyak 5 titik, panjangnya 150 meter. Dari 2015 tidak ada rehabilitasi," kata Sukemi.
Sukemi mengimbuh, sebagian besar warga memilih bertahan di rumah masing-masing. Sedangkan beberapa warga yang lain mengungsi ke tempat yang lebih aman seperti di rumah tetangga yang tak terdampak hingga mendirikan balai pengungsian yang seadanya di pinggir jalan.
"Yang mengungsi itu yang parah parah aja banjir di dalam rumahnya, pada bikin balai, tidur di balai depan rumah ada, di jalanan juga ada," imbuhnya.
Sukemi menjabarkan, beberapa kebutuhan mendesak yang diperlukan warga yang terdampak saat ini yakni bantuan berupa logistik, air bersih dan minum.
"Tolong pemerintah dibantu karena masih banjir juga, di sini susah air minum dan air bersih," jabarnya.
Sukemi mejelaskan, banjir tersebut juga berdampak terhadap 150 hektare area persawahan sawah di Desa Pasir Ampo.
Karena banjir yang terus terjadi berulang, Sukemi berharap pemerintah melalui Balai Besar Wilayah Sungai Cidanau, Ciujung, Cidurian (BBWS C3) segera memperbaiki tanggul Sungai Cidurian yang jebol selama lebih dari 1 dekade tanpa perbaikan.
"Pak Gubernur tolong dorong ke BBWS harus segera dibangun, ini korban banyak," tutupnya.
Di tengah masifnya penggunaan media sosial dan layanan digital, ancaman kejahatan siber kian mengintai celah keamanan finansial masyarakat.
TODAY TAGMasyarakat yang berpindah tempat tinggal belum tentu wajib mengganti alamat pada Kartu Tanda Penduduk elektronik (KTP-el) maupun Kartu Keluarga (KK).
Bagi masyarakat Kota Tangerang yang merasa terganggu oleh Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berjualan hingga mencaplok fasilitas umum seperti trotoar, badan jalan, taman, maupun ruang publik lainnya, dapat melaporkannya langsung ke Satpol PP.
Berbagai inovasi tekonologi karya anak bangsa dari sejumlah perguruan tinggi dipamerkan dalam ajang Banten Festival Teknologi 2026 yang dihelat oleh Paguyuban Pasundan di Universitas Tangerang Raya (Untara), Tigaraksa, Kabupaten Tangerang
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews