Connect With Us

Warga Kresek Tangerang Kembali Dilanda Banjir, 185 Rumah Terendam

Muhamad Yusri Hidayat | Minggu, 18 Januari 2026 | 17:04

Banjir di Desa Pasir Ampo, Kecamatan Kresek, Kabupaten Tangerang, Sabtu 17 Januari 2026, malam. (@TangerangNews / Muhamad Yusri Hidayat)

‎TANGERANGNEWS.com-Banjir kembali merendam ratusan rumah warga di Desa Pasir Ampo, Kecamatan Kresek, Kabupaten Tangerang, Sabtu 17 Januari 2026.

Banjir yang terjadi sejak Selasa 13 Januari 2026 tersebut dipicu jebolnya tanggul Sungai Cidurian.

‎Berdasarkan pantauan Tangerangnews di lokasi, banjir tidak hanya merendam warga masih terendam banjir. Tak hanya itu, banjir tersebut juga turut memutus akses jalan warga dan area persawahan.

‎Di sepanjang jalan, terlihat para warga mengungsi di sebuah gubuk hingga di dalan mobil yang diparkir di pinggir jalan. Selain itu, ada juga sebagian warga yang bertahan di dalam rumah.

‎Kepala Dusun Desa Pasir Ampo, Sukemi mengatakan, sebanyak 185 rumah warga terendam banjir dengan ketinggian antara 80 sentimeter hingga 1 meter. 

‎"Tentang masalah banjir ini penyebabnya dari jebolnya tanggul Sungai Cidurian sebanyak 5 titik, panjangnya 150 meter. Dari 2015 tidak ada rehabilitasi," kata Sukemi.

Sukemi mengimbuh, sebagian besar warga memilih bertahan di rumah masing-masing. Sedangkan beberapa warga yang lain mengungsi ke tempat yang lebih aman seperti di rumah tetangga yang tak terdampak hingga mendirikan balai pengungsian yang seadanya di pinggir jalan.

‎"Yang mengungsi itu yang parah parah aja banjir di dalam rumahnya, pada bikin balai, tidur di balai depan rumah ada, di jalanan juga ada," imbuhnya.

‎Sukemi menjabarkan, beberapa kebutuhan mendesak yang diperlukan warga yang terdampak saat ini yakni bantuan berupa logistik, air bersih dan minum.

‎"Tolong pemerintah dibantu karena masih banjir juga, di sini susah air minum dan air bersih," jabarnya.

‎Sukemi mejelaskan, banjir tersebut juga berdampak terhadap 150 hektare area persawahan sawah di Desa Pasir Ampo.

‎Karena banjir yang terus terjadi berulang, Sukemi berharap pemerintah melalui Balai Besar Wilayah Sungai Cidanau, Ciujung, Cidurian (BBWS C3) segera memperbaiki tanggul Sungai Cidurian yang jebol selama lebih dari 1 dekade tanpa perbaikan.

‎"Pak Gubernur tolong dorong ke BBWS harus segera dibangun, ini korban banyak," tutupnya.

TANGSEL
Pemkot Tangsel Salurkan Hampir 1 Juta Liter Air ke Warga Terdampak Kekeringan

Pemkot Tangsel Salurkan Hampir 1 Juta Liter Air ke Warga Terdampak Kekeringan

Sabtu, 12 September 2026 | 17:08

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) menggencarkan langkah antisipasi dan penanganan darurat bencana di wilayahnya.

TEKNO
Hadapi Tantangan Industri Ritel, Aprindo Gandeng UBM Serpong Kembangkan Data Sains dan AI

Hadapi Tantangan Industri Ritel, Aprindo Gandeng UBM Serpong Kembangkan Data Sains dan AI

Rabu, 9 September 2026 | 19:46

Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) berkolaborasi dengan Universitas Bunda Mulia (UBM) dalam pengembangan inovasi serta pemanfaatan data science dan artificial intelligence (AI) di sektor ritel.

HIBURAN
Swiss-BelHotel Airport Jakarta Rayakan 11 Tahun, Usung Semangat Tumbuh Bersama

Swiss-BelHotel Airport Jakarta Rayakan 11 Tahun, Usung Semangat Tumbuh Bersama

Kamis, 10 September 2026 | 17:43

Swiss-BelHotel Airport Jakarta memasuki usia ke-11 tahun. Momen tersebut dirayakan dengan mengangkat tema “Growing Stronger, Success Together” sebagai refleksi perjalanan hotel sekaligus semangat menyambut perkembangan di tahun-tahun berikutnya.

KOTA TANGERANG
Debit Sungai Cisadane Turun 40 Cm, Wali Kota Tangerang Imbau Warga Hemat Air

Debit Sungai Cisadane Turun 40 Cm, Wali Kota Tangerang Imbau Warga Hemat Air

Sabtu, 12 September 2026 | 17:22

Debit Sungai Cisadane mengalami menurunan hingga 40 sentimeter (cm) dari batas normal. Hal ini memicu langkah antisipasi dari Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang guna memastikan ketersediaan sulai air baku bagi warga.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill