TANGERANGNEWS.com-Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang mencatat, sebanyak sembilan kecamatan di wilayahnya masih tergenang banjir hingga hari ini.
Diketahui, banjir telah melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Tangerang selama periode bulan Januari hingga saat ini, Senin 2 Februari 2026.
Kepala BPBD Kabupaten Tangerang Achmad Taufik mengatakan banjir yang melanda sembilan kecamatan itu tersebar di 17 desa.
"Banjir yang sebelumnya itu melanda 27 kecamatan, saat ini sisa sembilan kecamatan yang masih terdampak," kata Taufik.
Berikut adalah rangkuman pemetaan lokasi banjir di sembilan Kecamatan Kabupaten Tangerang:
1. Kecamatan Gunung Kaler (Titik Terparah)
Lokasi: Desa Kandawati, Gunung Kaler, Kedung, dan Onyam.
Ketinggian Air: 25 – 80 cm.
Dampak: 4.960 jiwa (1.240 KK).
2. Kecamatan Teluknaga
Lokasi: Desa Tanjung Pasir.
Ketinggian Air: 40 – 80 cm.
Dampak: 2.140 jiwa (535 KK).
3. Kecamatan Kronjo
Lokasi: Desa Pasilian.
Ketinggian Air: 20 – 60 cm.
Dampak: 1.204 jiwa (301 KK).
4. Kecamatan Mekar Baru
Lokasi: Desa Jenggot dan Kedaung.
Ketinggian Air: 30 – 60 cm.
Dampak: 850 jiwa (333 KK).
5. Kecamatan Kresek
Lokasi: Desa Patrasana, Talok, Renged, dan Kemuning.
Ketinggian Air: 25 – 75 cm.
Dampak: 532 jiwa (133 KK).
6. Kecamatan Pakuhaji
Lokasi: Desa Keramat.
Ketinggian Air: ± 35 cm.
Dampak: 440 jiwa (110 KK).
7. Kecamatan Kosambi
Lokasi: Desa Salembaran Jaya dan Dadap.
Ketinggian Air: 30 – 40 cm.
Dampak: 185 KK.
8. Kecamatan Rajeg
Lokasi: Desa Tanjakan.
Ketinggian Air: ± 40 cm.
Dampak: 160 jiwa (40 KK).
9. Kecamatan Sindang Jaya
Lokasi: Desa Badak Anom.
Ketinggian Air: tidak ada rincian
Dampak: 140 jiwa (35 KK).
"Total yang terdampak ada sebanyak 10.426 jiwa, lalu sekitar 360 jiwa atau 90 KK di antaranya masih mengungsi di tempat pengungsian maupun di rumah saudaranya," beber Taufik.