Connect With Us

Pabrik Karung di Pakuhaji Terbakar

Rangga Agung Zuliansyah | Selasa, 18 Desember 2012 | 15:18

Kebakaran di Pergudangan Kosambi Permai. (tangerangnews / dira)

 
TANGERANGNEWS.com-Sebuah pabrik yang memproduksi karung yang terletak di Kawasan Sungai Turi, Desa Laksana, Pakuhaji, Kabupaten Tangerang, Selasa (18/12/2012) dini hari tadi ludes terbakar. Api yang berasal dari pembakaran sampah dalam areal pabrik mengakibatkan seluruh bagian pabrik dan mesin-mesin ikut terbakar.

Informasi yang dihimpun, api pertama kali terlihat dari ruangan produksi, setelah salah seorang pegawai pabrik membakar sampah. Api yang tersambar angin merembet dan dengan cepat membesar ke seluruh ruangan yang berisi material mudah terbakar.

Keterangan saksi seorang karyawan, Maman, mengatakan sempat terjadi beberapa kali ledakan dari dalam pabrik pembuat karung tersebut. Api yang makin tak dapat dikuasai akhirnya melalap seluruh bangunan dan barang yang ada didalamnya.

Sepuluh unit mobil pemadam kebakaran dari Kabupaten dan Kota Tangerang diterjunkan untuk menjinakkan api. Proses pemadaman berlangsung sekira tiga jam, karena sulitnya memadamkan api yang merembet pada bahan pembuat karung.

Tak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran ini, karena saat terjadi kebakaran seluruh karyawan dapat menyelamatkan diri dan keluar dari lingkungan pabrik. Namun kerugian ditaksir mencapai miliaran rupiah. (HP)
 
AYO! TANGERANG CERDAS
Jalur Mutasi SPMB SMP Kota Tangerang Dibuka Besok

Jalur Mutasi SPMB SMP Kota Tangerang Dibuka Besok

Senin, 29 Juni 2026 | 19:00

Proses Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) jenjang SMP Negeri Tahun Ajaran 2026/2027 masih berlangsung.

TANGSEL
Sambut Tahun Ajaran Baru, 106 Anak di Tangsel Ikut Khitanan Massal PSI

Sambut Tahun Ajaran Baru, 106 Anak di Tangsel Ikut Khitanan Massal PSI

Minggu, 5 Juli 2026 | 20:27

Sebanyak 106 anak di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mengikuti khitanan masal yang digelar Partai Solidaritas Indonesia di kawasan Ciputat Timur pada Minggu, 5 Juli 2026.

OPINI
Melawan Patrimonialisme dalam Gerakan Muhammadiyah, Sebuah Otokritik

Melawan Patrimonialisme dalam Gerakan Muhammadiyah, Sebuah Otokritik

Sabtu, 4 Juli 2026 | 22:29

Dalam khazanah sosiologi organisasi, Muhammadiyah sedianya merupakan antitesis bagi tradisi patrimonial. Persyarikatan ini berdiri di atas fondasi otoritas legal-rasional, di mana legitimasi kepemimpinan berakar pada kompetensi dan kaderisasi

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill