Sekda Ralat Pernyataan Wali Kota Tangerang
Senin, 20 Oktober 2014 | 17:26
“Setelah dikordinasikan dengan Bagian Hukum, tak ada bantuan hukum kepada Diding. Karena kaitan-nya dengan tindak kriminal dan pidana korupsi," kata Dadi, Senin (20/10).
“Setelah dikordinasikan dengan Bagian Hukum, tak ada bantuan hukum kepada Diding. Karena kaitan-nya dengan tindak kriminal dan pidana korupsi," kata Dadi, Senin (20/10).
"Tahun 2014 kan akan segera berakhir," ujarnya.
RECOMENDEDPasca Joko Widodo atau Jokowi dilantik menjadi Presiden RI ke -7, Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah berharap agar presiden baru bisa membantu percepatan pembangunan daerah.
Pemohon perizinan di Kota Tangerang yang terkait dengan ketenagakerjaan akan diwajibkan terlebih dahulu untuk menjadi peserta Badan
"Saya ikut prihatin, akan tetapi kami menghargai segala proses hukum yang sedang berjalan," katanya.
"Kami menetapkan dua tersangka dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi pengadaan mobil tangga tahun 2013 pada Damkar Kota Tangerang, keduanya adalah DI dan AR, dimana kerugian negara diperkirakan mencapai Rp 6 Miliar," katanya, Jumat (17/10).
“Sementara yang meringankan, terdakwa belum pernah dihukum, mengakui kesalahan selama persidangan, masih muda dan menjadi tulang punggung keluarga,” katanya.
Dinas Perindagkop Kota Tangerang melakukan kegiatan pembinaan, pengawasan dan pemantauan kepada agen elpiji 3 Kg se-Kota Tangerang.
Dadi menjelaskan bahwa Pemkot juga terus melakukan evaluasi terhadap kinerja PDAM. “Evaluasi terus, tidak hanya pendapatan, tapi seluruh aspek managemen perusahaan,” jelasnya.
Pada Hari Ulang Tahun ke -19, PDAM Tirta Benteng (TB) Kota Tangerang menggelar berbagai kegiatan. Salah satunya lomba monolog bagi para pegawai.
“Mereka masih mengandalkan air sungai ataupun sumber air lain yang dianggap kurang sehat untuk mengcukupi kebutuhan sehari-hari,” jelasnya, Selasa (14/10).
Muhammad Dedi, 46, seorang calo tilangan, warga Kampung Bendungan, Kecamatan Sepatan, Kabupaten Tangerang
“Saya kaget, pameran perumahan rakyat kok diselenggarakan Mall. Sementara penunjung Mall kebanyakan masyarakat kelas menengah keatas,” jelasnya beberap waktu lalu.
“Tak mungkin dari APBD, kita terbatas anggaran. Paling yang kami lakukan bedah rumah. Kita fokus kebutuhan dasar lainnya, seperti kesehatan, pendidikan dan kemacetan,” katanya.
“Macetnya parah, gara-gara ada kebakaran di pinggir tol Kebon Jeruk. Kalau mau ke Jakarta lewat Tol BSD dulu deh yang dari arah Tangerang, total soalnya ini,” ujar Bayu, petang ini.
“Yang paling berbahaya dari tabung palsu adalah tabungnya offspec, bisa dilihat dari beratnya. Apabila kurang dari 4.75 Kg maka kemungkinan tebal plat bajanya tidak sesuai safety.