Connect With Us

Organda : Tarif Angkot di Kota Tangerang Naik 35 persen

| Minggu, 23 Juni 2013 | 18:49

Demo Angkot (tangerangnews / dens)

 

TANGERANG-Setelah kenaikan harga BBM ditetapkan pemerintah, tarif angkutan umum (angkot) di Kota Tangerang langsung naik 30-35 persen. Kenaikan tarif tersebut menyesuaikan dengan bertambahnya biaya operasional dan suku cadang akibat kenaikan BBM, sebesar 44 persen.

"Dengan diumumkannya kenaikan BBM sebesar Rp 6500 untuk premiun dan Rp 5500 untuk solar. Maka organisasi angkutan darat (Organda) akan menyesuaikan kenaikan tarif angkutan umum di Kota Tangerang dari 30-35 persen. Contohnya untuk tarif jarak paling dekat Rp 2000 menjadi Rp 3000 hingga Rp 3500," kata Ketua Organda Kota Tangerang Khairul Idris, Minggu (23/6).

Pihaknya juga menyayangkan Pemerintah Kota Tangerang yang lamban menetapkan tarif resmi. Menurutnya hal ini bisa menimbulkan permasalahan antara penumpang dan pengemudi, karena tidak ada tarif kenaikan resmi. "Jadi untuk menghindari hal inilah, Organda sementara menetapkan kenaikan 35 persen," kata Khairul.

Khairul menambahkan, angka tersebut masih dapat diminimalisasi apabila biaya perizinan angkutan bisa dipangkas.

Pasalnya, biaya perizinan kerap dimark-up melebihi perda retribusi sehingga memberatkan pengusaha angkot.

"Apabila hal ini bisa diawasi kami masih yakin kenaikan tarif angkutan bisa di tekan 20 -25 persen," ujarnya.(RAZ)
 
HIBURAN
Wilsen Willim Hadirkan Koleksi Busana Imlek 2026 Timeless di Pendopo Alam Sutera, Cocok Digunakan Harian

Wilsen Willim Hadirkan Koleksi Busana Imlek 2026 Timeless di Pendopo Alam Sutera, Cocok Digunakan Harian

Minggu, 8 Februari 2026 | 20:20

Menyambut Tahun Baru Imlek 2026, dunia fesyen tanah air kembali diramaikan dengan gebrakan inovatif yang memadukan tradisi dan gaya hidup modern.

NASIONAL
Ini 7 Pengembang Besar yang Terlibat Proyek MRT Kembangan-Balaraja

Ini 7 Pengembang Besar yang Terlibat Proyek MRT Kembangan-Balaraja

Jumat, 6 Februari 2026 | 21:37

PT MRT Jakarta resmi menggandeng tujuh pengembang properti besar untuk menjajaki pengembangan MRT lintas Timur–Barat Fase 2 yang menghubungkan Kembangan hingga Balaraja.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

TANGSEL
Tanggapi Isu Truk Sampah di Bogor, Pemkot Tangsel: Bukan Milik Kami

Tanggapi Isu Truk Sampah di Bogor, Pemkot Tangsel: Bukan Milik Kami

Sabtu, 7 Februari 2026 | 21:37

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) angkat bicara terkait video viral di media sosial yang memperlihatkan aktivitas armada pengangkut sampah di wilayah Bogor, Jawa Barat.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill