Connect With Us

HMZ & Abdul Syukur ke Panwas Juga Ditanya Soal Sachrudin

| Senin, 22 Juli 2013 | 21:14

Abdul Syukur saat diundang ke Panwaslu Kota Tangerang. (TangerangNews / Dens)

 

TANGERANG-Bakal calon (balon) wali kota Tangerang, yakni  Harry Mulya Zein (HMZ) dan Abdul Syukur diundang ke kantor Panwaslu Kota Tangerang rupanya  tak hanya berkaitan dengan dugaan pelanggaran pada tahapan pendaftaran calon.
 
Keduanya juga mengaku, ditanya Panwaslu soal dugaan adanya perbedaan perlakuan KPU Kota Tangerang pada jadwal pemeriksaan salah satu calon wakil wali kota, yakni Sachrudin yang dianggap tak sesuai dengan kesepakatan.

“Ya, pertama ditanya soal klarifikasi kode etik KPU, seputar prosedur pendaftaran, administrasi kemudian juga pemeriksaan kesehatan,” ujarnya.    

Menurutnya, seharusnya KPU Kota Tangerang jika sampai merubah aturan pemeriksaan bakal calon, juga mengundang bakal calon yang lainnya. “Kan itu dikocok jadwalnya, seharusnya disepakati. Kalau menurut saya tidak sesuai dengan kesepakatan jika ada yang dibedakan.  Seharusnya kalau ada kebijakan lain, dipanggil lagi dong kita. Saya ya keberatan kalau begini,” ujarnya.

Soal Partai Ganda

Sedangkan soal status Partai Gerinda, HMZ merasa tak ada masalah ketika KPU menerima dirinya mendaftarkan diri bersama Iskandar. “Saya utarakan, tanggal 8 Juni itu. KPU memang memverifikasi sudah bergeser mendukung ke pasangan lain, tetapi rekomendasi kepada saya (Partai Gerindra) waktu itu belum dicabut,  beda dengan Hanura. Kalau Hanura kebijakan partai, ketika itu Hanura tak lolos,” terang HMZ.

Sedangkan Abdul Syukur mengatakan, KPU Kota Tangerang seharusnya membicarakan lagi jika ada perubahan jadwal tes kesehatan. “Urung rembuk lagi, ini bukan kecewa tidak kecewa atau adil tidak adil, kita ingin lurus saja aturan,” ujarnya.

Soal pertanyaan PKPB, Abdul Syukur memastikan PKPB lebih dulu didaftarkan oleh pihaknya ke KPU.“Selain itu juga KPU sudah memustuskan Abdul Syukur-Hilmi Fuad yang mendapat dukungan real dari PKPB, setelah itu  kan baru AMK dan HMZ yang daftar. Saya siangnya, dan saya sah didukung PKPB,” terang Abdul Syukur. (DRA)
 
 
NASIONAL
Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:45

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menilai kenaikan upah minimum bukan penyebab utama penutupan pabrik dan pemutusan hubungan kerja (PHK) di Indonesia.

SPORT
Bukan Tuan Rumah, 3 Venue di Kota Tangerang Dipakai PORPROV VII Banten 2026

Bukan Tuan Rumah, 3 Venue di Kota Tangerang Dipakai PORPROV VII Banten 2026

Jumat, 9 Oktober 2026 | 19:47

Tiga sarana olahraga milik Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang resmi ditunjuk sebagai lokasi pertandingan untuk tiga cabang olahraga (cabor) dalam ajang Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) VII Banten 2026.

TEKNO
Fundamental dan Teknikal Solana di Akhir Tahun 2026

Fundamental dan Teknikal Solana di Akhir Tahun 2026

Selasa, 13 Oktober 2026 | 18:16

Solana memasuki akhir 2026 dengan sejumlah katalis yang dapat menentukan arah harga SOL. Pertumbuhan ekosistem, aktivitas jaringan, pengembangan aplikasi terdesentralisasi, serta kondisi pasar kripto menjadi faktor fundamental yang perlu

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill