Connect With Us

Pabrik Karpet di Neglasari Ludes Terbakar

Rangga Agung Zuliansyah | Minggu, 24 Agustus 2014 | 21:11

Diduga korsleting listrik, sebuah Pabrik produksi karpet yang berlokasi di Kampung Sewan, Kecamatan Neglasari, Kota Tangerang, ludes terbakar,pukul 17.45 WIB, Minggu (24/8) . (Rangga A Zuliansyah / TangerangNews)

TANGERANGNEWS.com-Diduga korsleting listrik, sebuah Pabrik produksi karpet yang berlokasi di Kampung Sewan, Kecamatan Neglasari, Kota Tangerang, ludes terbakar, Minggu (24/8) petang. Meski tidak memakan korban jiwa, kebakaran ini menyebabkan kerugian ratusan juta rupiah.
 
Menurut keterangan warga setempat, Solahudi, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 17.45 WIB. Api muncul dari salah satu ruangan pabrik dan dengan cepat membakar bahan baku karpet yang mudah terbakar.
 
"Pas kejadian, pabrik sedang tidak beroperasi. Kayanya karena listrik dipabrik itu ada yang konslet, api langsung merambat bangunan pabrik," ujarnya.

Tak lama kemudian, petugas Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Tangerang, yang mendapat laporan tersebut, langsung menerjunkan sedikitnya 10 unit mobil pemadam, guna menjinakan lahapan si jago merah yang semakin membesar.
 
Dalam proses pemadaman, petugas mengalami kesulitan menjangkau titik api. Akhirnya petugas pun  terpaksa menjebol tembok bagunan pabrik itu dengan alat berat. 
 
"Sejauh ini tidak mengalami kesulitan, hanya tadi kami harus terpaksa menjebol tembok agar dapat menjangkau titik api. Dugaan sementara penyebab kebakaran karena korsleting listrik," ujar Komandan Pleton (Danton) Damkar Kota Tangerang, Saiful Milah. (RAZ)

KOTA TANGERANG
Bupati Tangerang Sebut Banyak Perusahaan Tidak Laporkan Program CSR

Bupati Tangerang Sebut Banyak Perusahaan Tidak Laporkan Program CSR

Rabu, 26 Agustus 2026 | 20:10

Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid secara blak-blakan menyoroti masih banyaknya perusahaan yang tidak melaporkan kegiatan Corporate Social Responsibility (CSR) mereka kepada pemerintah daerah.

AYO! TANGERANG CERDAS
7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

Selasa, 28 Juli 2026 | 14:04

Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.

HIBURAN
VIVERE Hotel Hadirkan Kreasi Pastry dan Cheesecake dari Jebolan MasterChef Indonesia 

VIVERE Hotel Hadirkan Kreasi Pastry dan Cheesecake dari Jebolan MasterChef Indonesia 

Rabu, 26 Agustus 2026 | 19:34

Cita rasa yang familiar dari makanan lokal kembali diolah dalam bentuk berbeda melalui kolaborasi VIVERE Hotel, ARTOTEL Curated bersama Chef Agnesia Cahaya, MasterChef Indonesia Season 10.

KAB. TANGERANG
DPR RI Bahas Soal Premanisme saat Kunker ke Kawasan Industri Tangerang, Bupati Klaim Tidak Ada Laporan

DPR RI Bahas Soal Premanisme saat Kunker ke Kawasan Industri Tangerang, Bupati Klaim Tidak Ada Laporan

Rabu, 26 Agustus 2026 | 20:36

Panitia Kerja (Panja) Penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) Kawasan Industri Komisi VII DPR RI melakukan kunjungan kerja (kunker) ke Kawasan Industri Cikupa Mas, Kabupaten Tangerang, Rabu 26 Agustus 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill