Connect With Us

Disperindagkop Nyatakan Pasar Kota Tangerang Aman Dari Beras Plastik

Rangga Agung Zuliansyah | Jumat, 22 Mei 2015 | 17:04

Beras dari Bulog mulai disalurkan, salah satunya ke Kelurahan Pondok Kacang Tidur, Pondok Aren, Kota Tangsel. (Agus Ceria / TangerangNews)


 TANGERANG-Dinas Perindustrian, Perdagangan, dan Koperasi (Disperindagkop) Kota Tangerang menyatakan bahwa pasar tradisional aman dari penjualan beras plastik yang saat ini ramai di berbagai daerah.

 

“Kemarin kita bentuk tim dadakan untuk memeriksa pedagang beras di pasar terus menerus selama beberapa hari. Hasilnya negatif, tidak ditemukan ada yang jual beras plastik,” kata Kabid Perdagangan Disperindagkop Kota Tangerang Sudadi, Jumat (22/5).

 

Pemeriksaan dilakukan ke berbagai pasar dengan terlebih dulu membidik sentra beras di pasar induk, seperti Pasar Tanah Tinggi. Pengawasan ini akan dilakukan terus sampai seluruh pasar di Kota Tangerang terpantau. Sejumlah pasar tradisional yang ada, yaitu Pasar Induk Tanah Tinggi, Pasar Anyar, Malabar, dan Ciledug.

 

“Meski belum ada temuan, kami minta maysarakat tetap waspada. Kalau memang ada atau yang dicurigai beras plastik, segera laporkan ke kami untuk ditindak lanjuti,” jelas Sudadi.

 

Menurut Sudadi, beras plastik ini memang agak susah dibedakan dengan kasat mata. Salah satu cara sederhana untuk membedakannya yakni beras dimasukkan kedalam plastik lalu diberi air. “Beras plastik biasanya akan mengambang karena volumenya yang lebih ingan dari beras asli,” katanya.

HIBURAN
Peringati HAN 2026, Hotel Santika Indonesia Ajak 43 Anak Jadi General Manager Sehari

Peringati HAN 2026, Hotel Santika Indonesia Ajak 43 Anak Jadi General Manager Sehari

Rabu, 29 Juli 2026 | 16:10

Santika Indonesia Hotels & Resorts kembali menggelar program GM For A Day 2026 dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional.

TOKOH
Richard Lee Siap Buka Seluruh Fakta, Tantang Doktif Hadir ke Persidangan

Richard Lee Siap Buka Seluruh Fakta, Tantang Doktif Hadir ke Persidangan

Kamis, 30 Juli 2026 | 14:28

Richard Lee menantang Samira Farahnaz alias Doktif untuk hadir dalam sidang kasus dugaan pelanggaran perlindungan konsumen yang menjerat dirinya sebagai terdakwa.

PROPERTI
Peritel Makin Selektif Pilih Lokasi Usaha, Summarecon Serpong Perkuat Ekosistem Kawasan

Peritel Makin Selektif Pilih Lokasi Usaha, Summarecon Serpong Perkuat Ekosistem Kawasan

Kamis, 30 Juli 2026 | 19:54

Besarnya arus kendaraan di suatu kawasan dinilai tidak lagi menjadi satu-satunya tolok ukur utama bagi pelaku usaha ritel dalam menentukan lokasi ekspansi bisnis.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill