Connect With Us

Usai Sidang, Tardakwa Menghilang di PN Tangerang

Denny Bagus Irawan | Kamis, 7 April 2016 | 17:00

Pengunjung sidang menungggu jadwal sidang di PN Tangerang yang tak pasti. (tangerangnews / dira)

TANGERANG-Zul Fahmi seorang terdakwa dalam kasus narkotika mengilang seusai menjalani sidang yang memvonis dirinya dengan ganjaran 10 tahun penjara.

 

Peristiwa itu terjadi pada Selasa (5/4/2016) malam di Pengadilan Negeri (PN) Tangerang.  Zul Fahmi yang merupakan tahanan dari Kejari Tigaraksa melarikan diri saat petugas lengah, ketika akan menaiki kendaraan tahanan.

 

“Saat digelandang ke mobil tahanan, petugas yang menggelandanganya bertemu dengan seorang jaksa lain, kemudian ngobrol. Sepertinya saat itu lah salah satu tahanan kabur,” ujar seorang petugas keamanan di PN Tangerang yang enggan disebutkan namanya.

 

Setelah itu, sang jaksa yang menggiring pun akhirnya menyadari salah satu tahanan yang dibawanya tak lengkap. “Dia hitung ulang, berkali-kali, dan hasilnya hilang satu,” tambahnya.

 

Tak lama berselang, sejumlah petinggi dari Kejaksaan Tigaraksa Tangerang mendatangi PN Tangerang. Namun, tak juga mendapati Zul Fahmi.

 

Pasca peristiwa itu, tahanan di PN Tangerang mendapat pengetatan pengawalan petugas.

 

“Kita perketat agar jangan ada yang kabur lagi,” ujar Tarjo salah seorang petugas keamanan di PN Tangerang. Kamis (7/4/2016). Untuk diketahui  Zul  Fahmi yang berstatus penduduk Palembang, Sumatera Selatan merupakan terdakwa dalam kasus narkotika.

 

NASIONAL
KSPI Jamin Tak Ada Demo Buruh Agustus hingga September

KSPI Jamin Tak Ada Demo Buruh Agustus hingga September

Jumat, 7 Agustus 2026 | 12:44

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPI) sekaligus Presiden Partai Buruh Said Iqbal memastikan tidak akan ada aksi demonstrasi buruh pada Agustus hingga September 2026.

TANGSEL
Lawan Hoaks di Dunia Digital, Diskominfo Tangsel Dorong PCNU Bikin Konten Dakwah Sejuk

Lawan Hoaks di Dunia Digital, Diskominfo Tangsel Dorong PCNU Bikin Konten Dakwah Sejuk

Sabtu, 8 Agustus 2026 | 18:17

Arus disrupsi digital yang bergerak kian masif menuntut organisasi keagamaan seperti Nahdlatul Ulama (NU) untuk tidak sekadar ikut tren, melainkan wajib menjadi garda terdepan dalam merawat ruang digital dari ancaman hoaks

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill