Masalah Utang, Pria di Tangerang Diculik dan Disekap Belasan Jam dalam Kondisi Terikat
Sabtu, 6 Juni 2026 | 01:01
Aksi penyekapan dan ancaman pembunuhan dialami seorang pria bernama Iwan Kurniawan di kawasan Kecamatan Cibodasari, Kota Tangerang.
TANGERANG-Bentrokan kembali terjadi antara kelompok ormas Pemuda Pancasila (PP) dan Front Betawi Rempug (FBR) di Puri Beta 2, Jalan HOS Cokroaminoto, Kelurahan Larangan Utara, Kecamatan Larangan, Kota Tangerang, Selasa, (10/5/2016) kemarin sore. Akibatnya satu orang anggota FBR mengalami luka bacok.
Berdasarkan informasi peristiwa itu terjadi sekitar pukul 16.45 WIB. Ketika itu 30 orang anggota PP menggunakan dua sepeda motor dan 4 mobil hendak melayat ke makam rekannya.
"Kemudian mereka masuk ke perumahan Puri Beta 2. Mereka melihat ada 4 anggota FBR yang sedang nongkrong. Puluhan masa PP ini langsung mengejar dan menyerang anggota FBR," jelas Ari, saksi mata.
Lalu kelompok FBR berlari dan bersembunyi. Aksi itu pun kemudian langsung dilerai oleh anggota kepolisian yang tengah berjaga di pintu masuk Puri Beta 2. "Kemudian masa ormas PP pergi meninggalkan TKP," kata Ari.
Setelah aksi penyerangan tersebut, diketahui salah satu anggota FBR bernama Muslih Mahrup, 42, warga Jalan Inpres 8 A, Rt04/08, Kelurahan Larangan Utara, yang menderita luka di lengan kiri dan telapak kiri robek sekitar 3 cm akibat bacokan senjata tajam. Kemudian korban langsung dibawa ke Rumah Sakit Sari Asih Ciledug.
Situasi sempat kondusif, namun pada Pukul 20.15 WIH, kelompok FBR melakukan sweping dan menurunkan bendera ormas PP yang ada di jalan-jalan.
Kasubag Humas Polres Metro Tangerang Kompol Triyani membenarkan peristiwa bentrokan tersebut. Menurutnya kasus ini telah ditangani oleh Polsek Ciledug."Ya kejadiannya kemarin, sedang diselidiki," paparnya.
TODAY TAGAksi penyekapan dan ancaman pembunuhan dialami seorang pria bernama Iwan Kurniawan di kawasan Kecamatan Cibodasari, Kota Tangerang.
Peristiwa kebakaran melanda kawasan Perumahan Cendana Residence, Kelurahan Pondok Benda, Kecamatan Pamulang, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) pada Jumat 5 Juni 2026, malam.
Kasus hantavirus kembali menjadi sorotan setelah muncul laporan infeksi virus langka tersebut di kapal pesiar MV Hondius yang dikabarkan menyebabkan korban meninggal dunia.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews