Bayi Sulit Menyusu Belum Tentu Tongue Tie, Ini Penjelasan Dokter
Jumat, 16 Oktober 2026 | 10:36
Bayi yang kesulitan menyusu memang kerap membuat orang tua khawatir, terlebih ketika muncul dugaan tongue tie atau kondisi yang membatasi gerakan lidah.
TANGERANG-Bentrokan kembali terjadi antara kelompok ormas Pemuda Pancasila (PP) dan Front Betawi Rempug (FBR) di Puri Beta 2, Jalan HOS Cokroaminoto, Kelurahan Larangan Utara, Kecamatan Larangan, Kota Tangerang, Selasa, (10/5/2016) kemarin sore. Akibatnya satu orang anggota FBR mengalami luka bacok.
Berdasarkan informasi peristiwa itu terjadi sekitar pukul 16.45 WIB. Ketika itu 30 orang anggota PP menggunakan dua sepeda motor dan 4 mobil hendak melayat ke makam rekannya.
"Kemudian mereka masuk ke perumahan Puri Beta 2. Mereka melihat ada 4 anggota FBR yang sedang nongkrong. Puluhan masa PP ini langsung mengejar dan menyerang anggota FBR," jelas Ari, saksi mata.
Lalu kelompok FBR berlari dan bersembunyi. Aksi itu pun kemudian langsung dilerai oleh anggota kepolisian yang tengah berjaga di pintu masuk Puri Beta 2. "Kemudian masa ormas PP pergi meninggalkan TKP," kata Ari.
Setelah aksi penyerangan tersebut, diketahui salah satu anggota FBR bernama Muslih Mahrup, 42, warga Jalan Inpres 8 A, Rt04/08, Kelurahan Larangan Utara, yang menderita luka di lengan kiri dan telapak kiri robek sekitar 3 cm akibat bacokan senjata tajam. Kemudian korban langsung dibawa ke Rumah Sakit Sari Asih Ciledug.
Situasi sempat kondusif, namun pada Pukul 20.15 WIH, kelompok FBR melakukan sweping dan menurunkan bendera ormas PP yang ada di jalan-jalan.
Kasubag Humas Polres Metro Tangerang Kompol Triyani membenarkan peristiwa bentrokan tersebut. Menurutnya kasus ini telah ditangani oleh Polsek Ciledug."Ya kejadiannya kemarin, sedang diselidiki," paparnya.
Bayi yang kesulitan menyusu memang kerap membuat orang tua khawatir, terlebih ketika muncul dugaan tongue tie atau kondisi yang membatasi gerakan lidah.
TODAY TAGOrang tua mana yang tidak hancur hatinya, ketika melihat anaknya tersakiti? Terlebih jika peristiwa menyakitkan itu terjadi di lingkungan sekolah, tempat yang semestinya menjadi ruang aman bagi anak untuk belajar, bertumbuh
Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menilai kenaikan upah minimum bukan penyebab utama penutupan pabrik dan pemutusan hubungan kerja (PHK) di Indonesia.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews