Menakar Tuan Baru Mesin Birokrasi
Jumat, 18 September 2026 | 20:40
Pergantian pimpinan di kementerian keuangan selalu menjadi diskursus publik yang sangat didominasi oleh analisis terkait stabilitas ekonomi makro dan fluktuasi pasar modal.
TANGERANG-Bentrokan kembali terjadi antara kelompok ormas Pemuda Pancasila (PP) dan Front Betawi Rempug (FBR) di Puri Beta 2, Jalan HOS Cokroaminoto, Kelurahan Larangan Utara, Kecamatan Larangan, Kota Tangerang, Selasa, (10/5/2016) kemarin sore. Akibatnya satu orang anggota FBR mengalami luka bacok.
Berdasarkan informasi peristiwa itu terjadi sekitar pukul 16.45 WIB. Ketika itu 30 orang anggota PP menggunakan dua sepeda motor dan 4 mobil hendak melayat ke makam rekannya.
"Kemudian mereka masuk ke perumahan Puri Beta 2. Mereka melihat ada 4 anggota FBR yang sedang nongkrong. Puluhan masa PP ini langsung mengejar dan menyerang anggota FBR," jelas Ari, saksi mata.
Lalu kelompok FBR berlari dan bersembunyi. Aksi itu pun kemudian langsung dilerai oleh anggota kepolisian yang tengah berjaga di pintu masuk Puri Beta 2. "Kemudian masa ormas PP pergi meninggalkan TKP," kata Ari.
Setelah aksi penyerangan tersebut, diketahui salah satu anggota FBR bernama Muslih Mahrup, 42, warga Jalan Inpres 8 A, Rt04/08, Kelurahan Larangan Utara, yang menderita luka di lengan kiri dan telapak kiri robek sekitar 3 cm akibat bacokan senjata tajam. Kemudian korban langsung dibawa ke Rumah Sakit Sari Asih Ciledug.
Situasi sempat kondusif, namun pada Pukul 20.15 WIH, kelompok FBR melakukan sweping dan menurunkan bendera ormas PP yang ada di jalan-jalan.
Kasubag Humas Polres Metro Tangerang Kompol Triyani membenarkan peristiwa bentrokan tersebut. Menurutnya kasus ini telah ditangani oleh Polsek Ciledug."Ya kejadiannya kemarin, sedang diselidiki," paparnya.
Pergantian pimpinan di kementerian keuangan selalu menjadi diskursus publik yang sangat didominasi oleh analisis terkait stabilitas ekonomi makro dan fluktuasi pasar modal.
TODAY TAGSulit tidur, bangun dalam kondisi tetap lelah, sulit berkonsentrasi hingga sering lupa menjadi keluhan yang kerap muncul di tengah gaya hidup masyarakat urban
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) RI mendorong pemanfaatan Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence/AI) oleh tenaga pendidik dalam metode pembelajaran di ruang kelas lewat program Terpujilah GURU 2026
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews