Tangsel Digital Academy Asah Skill IT Pelajar, Berpeluang Direkrut Diskominfo
Jumat, 17 April 2026 | 14:37
Kabar gembira bagi para pelajar di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) yang bercita-cita menjadi ahli digital.
TANGERANG-Bentrokan kembali terjadi antara kelompok ormas Pemuda Pancasila (PP) dan Front Betawi Rempug (FBR) di Puri Beta 2, Jalan HOS Cokroaminoto, Kelurahan Larangan Utara, Kecamatan Larangan, Kota Tangerang, Selasa, (10/5/2016) kemarin sore. Akibatnya satu orang anggota FBR mengalami luka bacok.
Berdasarkan informasi peristiwa itu terjadi sekitar pukul 16.45 WIB. Ketika itu 30 orang anggota PP menggunakan dua sepeda motor dan 4 mobil hendak melayat ke makam rekannya.
"Kemudian mereka masuk ke perumahan Puri Beta 2. Mereka melihat ada 4 anggota FBR yang sedang nongkrong. Puluhan masa PP ini langsung mengejar dan menyerang anggota FBR," jelas Ari, saksi mata.
Lalu kelompok FBR berlari dan bersembunyi. Aksi itu pun kemudian langsung dilerai oleh anggota kepolisian yang tengah berjaga di pintu masuk Puri Beta 2. "Kemudian masa ormas PP pergi meninggalkan TKP," kata Ari.
Setelah aksi penyerangan tersebut, diketahui salah satu anggota FBR bernama Muslih Mahrup, 42, warga Jalan Inpres 8 A, Rt04/08, Kelurahan Larangan Utara, yang menderita luka di lengan kiri dan telapak kiri robek sekitar 3 cm akibat bacokan senjata tajam. Kemudian korban langsung dibawa ke Rumah Sakit Sari Asih Ciledug.
Situasi sempat kondusif, namun pada Pukul 20.15 WIH, kelompok FBR melakukan sweping dan menurunkan bendera ormas PP yang ada di jalan-jalan.
Kasubag Humas Polres Metro Tangerang Kompol Triyani membenarkan peristiwa bentrokan tersebut. Menurutnya kasus ini telah ditangani oleh Polsek Ciledug."Ya kejadiannya kemarin, sedang diselidiki," paparnya.
Kabar gembira bagi para pelajar di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) yang bercita-cita menjadi ahli digital.
TODAY TAGMenjelang musim haji 1447 H/2026 M, maskapai Garuda Indonesia menyatakan kesiapan penuh untuk menerbangkan lebih dari 100 ribu jemaah ke Tanah Suci.
Seorang ibu bernama Widyastuti, 46, ditemukan tewas bersimbah darah, diduga dibunuh oleh anak tirinya sendiri di rumahnya di Kampung Babakan, Kelurahan Binong, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang, Jumat 17 April 2026 malam.
Siang kemarin, Kamis 16 April 2026, TangerangNews bersama para wartawan lainnya mencoba kulineran ke Hampton Square di kawasan Gading Serpong. Cuaca di luar terasa memang panas, begitu masuk ke salah satu tenant Gudeg Mercon Bu Prih
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews