Connect With Us

Pemkot Tangerang Cari Tanah untuk PMI Kota Tangerang

Denny Bagus Irawan | Kamis, 8 September 2016 | 08:00

Dadai Budaeri, Koeswarsa dan Wawan Fauzi saat dalam suasana duka mendoakan Alm Gatot Purwanto di PMI Kota Tangerang. (@TangerangNews.com 2016 / Raden Bagus Irawan)

 

TANGERANGNews.com-Pemerintah Kota  (Pemkot) Tangerang akan mencari lahan untuk mendukung majunya PMI Kota Tangerang.  Hal itu dikatakan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tangerang Dadi Budaeri, hari ini.

“Memang secara surat menyurat belum ada ya, tetapi secara lisan pihak PMI Kota Tangerang melalui Ketuanya Pak Koeswarsa sudah bilang bahwa ada kendala soal lahan  yang membuat PMI Kota Tangerang tidak mampu menjadi pembina untuk tingkat provinsi Banten,” ujarnya.

Karenanya, kata dia, pihaknya akan mencari lahan buat PMI Kota Tangerang sambil menunggu surat dari PMI masuk. “Akan menggunakan pola hibah, kami sangat mendukung PMI Kota Tangerang,” ujarnya.

Sementara Ketua PMI Kota Tangerang Koeswarsa sangat berharap dukungan penuh dari Pemkot Tangerang. “Kita harap ada dukungan dari pemerintah, “ tuturnya.

Terkait kurangnya lahan milik PMI Kota Tangerang dibenarkan Kepala UTD PMI Kota Tangerang, dr David Hasudungan Sidabutar M Biomed. Sebab, untuk menjadi Unit Transfusi Darah (UTD) Pembina,  gedung dan lahan parkir menjadi syarat utama. Kategori UTD pembina minimal memiliki gedung seluas 1.500 meter.

Dia menerangkan ketika ada Palang Merah dari Austalia ke PMI Kota Tangerang, mereka melihat ada jalur limbar dengan darah yang masuk dan itu menjadi persoalan. “Karena gedung ini sempit, itu salah satunya,” katanya.

 

MANCANEGARA
Dampak Perang Timur Tengah, Prabowo Sebut Indonesia Harus Siap-siap

Dampak Perang Timur Tengah, Prabowo Sebut Indonesia Harus Siap-siap

Selasa, 10 Maret 2026 | 09:21

Presiden Prabowo Subianto mengingatkan situasi geopolitik dunia yang memanas, terutama konflik di kawasan Timur Tengah, berpotensi menimbulkan dampak bagi berbagai sektor di Indonesia.

BANTEN
Terinfeksi Gulma Berbahaya, 27 Ton Gandum Impor Australia Dimusnahkan Karantina Banten

Terinfeksi Gulma Berbahaya, 27 Ton Gandum Impor Australia Dimusnahkan Karantina Banten

Rabu, 22 April 2026 | 23:15

Badan Karantina Indonesia (Barantin) melalui Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Banten (Karantina Banten) memusnahkan gulma Asphodelus Fistulosus yang ditemukan pada 27.000 ton komoditas biji gandum impor dari Australia.

TANGSEL
Atasi Banjir di Melati Mas, Pemkot Tangsel Bakal Bongkar Bangli dan Buat Sodetan Drainase

Atasi Banjir di Melati Mas, Pemkot Tangsel Bakal Bongkar Bangli dan Buat Sodetan Drainase

Kamis, 23 April 2026 | 23:26

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) menyiapkan langkah penanganan menyeluruh untuk mengatasi persoalan banjir di Kawasan Melati Mas, Kecamatan Serpong Utara.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill