Jalur Mutasi SPMB SMP Kota Tangerang Dibuka Besok
Senin, 29 Juni 2026 | 19:00
Proses Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) jenjang SMP Negeri Tahun Ajaran 2026/2027 masih berlangsung.
TANGERANGNews.com-Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang akan mencari lahan untuk mendukung majunya PMI Kota Tangerang. Hal itu dikatakan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tangerang Dadi Budaeri, hari ini.
“Memang secara surat menyurat belum ada ya, tetapi secara lisan pihak PMI Kota Tangerang melalui Ketuanya Pak Koeswarsa sudah bilang bahwa ada kendala soal lahan yang membuat PMI Kota Tangerang tidak mampu menjadi pembina untuk tingkat provinsi Banten,” ujarnya.
Karenanya, kata dia, pihaknya akan mencari lahan buat PMI Kota Tangerang sambil menunggu surat dari PMI masuk. “Akan menggunakan pola hibah, kami sangat mendukung PMI Kota Tangerang,” ujarnya.
Sementara Ketua PMI Kota Tangerang Koeswarsa sangat berharap dukungan penuh dari Pemkot Tangerang. “Kita harap ada dukungan dari pemerintah, “ tuturnya.
Terkait kurangnya lahan milik PMI Kota Tangerang dibenarkan Kepala UTD PMI Kota Tangerang, dr David Hasudungan Sidabutar M Biomed. Sebab, untuk menjadi Unit Transfusi Darah (UTD) Pembina, gedung dan lahan parkir menjadi syarat utama. Kategori UTD pembina minimal memiliki gedung seluas 1.500 meter.
Dia menerangkan ketika ada Palang Merah dari Austalia ke PMI Kota Tangerang, mereka melihat ada jalur limbar dengan darah yang masuk dan itu menjadi persoalan. “Karena gedung ini sempit, itu salah satunya,” katanya.
Proses Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) jenjang SMP Negeri Tahun Ajaran 2026/2027 masih berlangsung.
TODAY TAGPemerintah Kabupaten (Tangerang) berencana mengadakan nonton bareng (Nobar) FIFA World Cup 2026 di 29 Kecamatan yang berada di wilayah tersebut.
Gubernur Banten, Andra Soni mendorong semua pihak agar dapat mengembalikan kejayaan kawasan wisata Anyer sebagai pilihan utama (top of mind) destinasi liburan bagi masyarakat domestik, khususnya warga Jakarta dan wilayah aglomerasinya.
Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews