Hindari Jalan Rusak Berujung Penumpang Tewas, Tukang Ojek di Pandeglang Malah Jadi Tersangka
Senin, 23 Februari 2026 | 17:56
Nasib malang menimpa Al Amin Maksum, seorang tukang ojek pangkalan (opang) di Kabupaten Pandeglang, Banten.
TANGERANGNEWS.com-Dalam sepekan, terjadi dua kasus penjambretan dengan menggunakan senjata api (Senpi) di dekat Grand Duta Residance, Jalan Prabu Kian Santang, Kelurahan Gebang Raya, Kecamatan Periuk, Kota Tangerang.
Salah satu korban adalah Angelica, 20, warga Gebang Raya. Peristiwa itu terjadi pada Senin (10/7/2017), saat dia mengendarai sepeda untuk mencari makan siang di daerah Grand Duta Residance.
"Kemudian pada pukul 14.30 WIB tiba-tiba dia dipepet dua orang yang mengendarai motor dan minta menyerahkan handpone sambil menodongkan senjata api," kata Jasmin paman korban. saat dihubungi TangerangNews.com, Rabu (12/7/2017).
Jasmin melanjutkan, pada saat kejadian, lokasi tersebut memang sedang sepi. Pasalnya, para penghuni perumahaan tersebut kebanyakan bekerja pada siang hari.
"Memang sempat ada warga yang menolong, tapi karena di todong senjata api, warga tetap tidak bisa berbuat banyak," katanya.
Jasmin mengaku heran kenapa kejahatan di wilayahnya saat ini sangat berani beraksi di siang hari dan menyasar lokasi-loksi perumahan. "Saya tentunya berharap kejadian tersebut tidak kembali terulang dan berharap kepolisian merutinkan patroli di lokasi rawan kejahatan," pungkasnya.
Sementara, Abdul Aziz, warga lainnya mengatakan, kejadian serupa sudah terjadi dua kali dengan sasaran wanita yang sedang berjalan seorang diri. "Ini memang keajadian yang kedua kalinya pada minggu lalu, di wilayah tersebut. Kami tentunya sangat berharap segera dibangunkan pos pengamanan di wilayah tersebut," pungkasnya.(RAZ)
Nasib malang menimpa Al Amin Maksum, seorang tukang ojek pangkalan (opang) di Kabupaten Pandeglang, Banten.
TODAY TAGPergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.
Penggunaan senjata termal dan thermobarik (thermal weapons) yang digunakan Israel, untuk menghancurkan gedung-gedung pemukiman warga Gaza Palestina, dan menyebabkan ribuan jasad warga Palestina menguap tanpa sisa
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews