Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya
Selasa, 23 Juni 2026 | 11:51
Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.
TANGERANGNEWS.com-Anggota DPRD Tangsel mendesak ketuanya mengagendakan rapat dengar pendapat dengan Wali Kota Tangsel dan Para Kepala Dinasnya. Hal itu terungkap saat digelarnya Rapat Paripurna Mendengar Jawaban Wali Kota Tangsel Terkait Pandangan Fraksi-Fraksi DPRD Terkait Raperda Pertanggung Jawaban APBD 2016, Senin (10/7/2017).
Saat sidang Paripurna dibuka oleh Wakil Ketua 1 DPRD Tangsel Tb Bayu Murdani, salah seorang anggota DPRD dari Fraksi PADI, Rizki Jonis mengeluarkan interupsi meminta kejelasan terkait usulan anggota DPRD melakukan Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Wali Kota Tangsel.
"Saya pribadi mempertanyakan usulan anggota DPRD terhadap RDP yang disampaikan kepada wakil ketua 1 (DPRD) beberapa waktu lalu, untuk itu kami memohon kejelasan kapan usulan tersebut akan dilaksanakan," ungkap Jonis.
Menjawab interupsi anggota DPRD tersebut, Wakil Ketua 1 DPRD Tb Bayu Murdani menjawab akan mengagendakan usulan anggota terkait RDP tersebut di Rapat Badan Musyawarah (Bamus) DPRD selesai sidang paripurna dilaksanakan.
Terpisah, seusai memimpin Rapat Paripurna tersebut , Tb Bayu Murdani menjelaskan, untuk menanggapi banyaknya pertanyaan-pertanyaan yang timbul dikalangan anggota Dewan, maka sesuai tata tertib DPRD bisa diadakan rapat-rapat konsultasi atau RDP dengan pemerintah.
"RDP itu untuk bertanya kepada pemerintah, bukan untuk melucuti, tetapi untuk perbaikan-perbaikan ke depan jangan sampai bertumpuk kedepannya. Salah satunya mempertanyakan terkait pembangunan Gedung DPRD dan persoalan-persoalan lainnya," ungkap Bayu.
Selain itu, dirinya berharap agar komunikasi DPRD dan Pemerintah tidak hanya sebatas Rapat-rapat Musrenbang ataupun Paripurna lainnya.
"Sebetulnya dahulu rutin dilakukan, cuma kenapa hari ini patah (tidak dilakukan). Harusnya itu jadi budaya dan rutin dilakukan," ungkap politikus PDIP ini.(RAZ)
Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.
TODAY TAGDalam khazanah sosiologi organisasi, Muhammadiyah sedianya merupakan antitesis bagi tradisi patrimonial. Persyarikatan ini berdiri di atas fondasi otoritas legal-rasional, di mana legitimasi kepemimpinan berakar pada kompetensi dan kaderisasi
Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang akan melimpahkan kewenangan pengelolaan jalan lingkungan dan drainase ke pihak kecamatan, untuk mendorong percepatan pembangunan infrastruktur.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews