Connect With Us

DPRD Desak Gelar RDP Dengan Wali Kota Tangsel

Yudi Adiyatna | Selasa, 11 Juli 2017 | 19:00

Wali Kota Tangsel Airin Rachmi Diany saat di Rapat Paripurna Tanggapan Walikota Terhadap Pandangan Umum Fraksi Tentang Pertanggungjawaban APBD 2016, Senin (10/7/2017). (@TangerangNews2017 / Yudi Adiyatna)

TANGERANGNEWS.com-Anggota DPRD Tangsel mendesak ketuanya mengagendakan rapat dengar pendapat dengan Wali Kota Tangsel dan Para Kepala Dinasnya. Hal itu terungkap saat digelarnya Rapat Paripurna Mendengar Jawaban Wali Kota Tangsel Terkait Pandangan Fraksi-Fraksi DPRD Terkait Raperda Pertanggung Jawaban APBD 2016, Senin (10/7/2017).

 

Saat sidang Paripurna dibuka oleh Wakil Ketua 1 DPRD Tangsel Tb Bayu Murdani, salah seorang anggota DPRD dari Fraksi PADI, Rizki Jonis mengeluarkan interupsi meminta kejelasan terkait usulan anggota DPRD melakukan Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Wali Kota Tangsel.

 

"Saya pribadi mempertanyakan usulan anggota DPRD terhadap RDP yang disampaikan kepada wakil ketua 1 (DPRD) beberapa waktu lalu, untuk itu kami memohon kejelasan kapan usulan tersebut akan dilaksanakan," ungkap Jonis.

 

Menjawab interupsi anggota DPRD tersebut, Wakil Ketua 1 DPRD Tb Bayu Murdani menjawab akan mengagendakan usulan anggota terkait RDP tersebut di Rapat Badan Musyawarah (Bamus) DPRD selesai sidang paripurna dilaksanakan.

Terpisah, seusai memimpin Rapat Paripurna tersebut , Tb Bayu Murdani menjelaskan, untuk menanggapi banyaknya pertanyaan-pertanyaan yang timbul dikalangan anggota Dewan, maka sesuai tata tertib DPRD bisa diadakan rapat-rapat konsultasi atau RDP dengan pemerintah.

 

"RDP itu untuk bertanya kepada pemerintah, bukan untuk melucuti, tetapi untuk perbaikan-perbaikan ke depan jangan sampai bertumpuk kedepannya. Salah satunya mempertanyakan terkait pembangunan Gedung DPRD dan persoalan-persoalan lainnya," ungkap Bayu.

Selain itu, dirinya berharap agar komunikasi DPRD dan Pemerintah tidak hanya sebatas Rapat-rapat Musrenbang ataupun Paripurna lainnya.

"Sebetulnya dahulu rutin dilakukan, cuma kenapa hari ini patah (tidak dilakukan). Harusnya itu jadi budaya dan rutin dilakukan," ungkap politikus PDIP ini.(RAZ)

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

TANGSEL
Gantikan Toa Masjid yang Ditembak, Stafsus Menag Imbau Warga Tak Terprovokasi dan Serahkan Kasus ke Polisi

Gantikan Toa Masjid yang Ditembak, Stafsus Menag Imbau Warga Tak Terprovokasi dan Serahkan Kasus ke Polisi

Rabu, 4 November 2026 | 21:17

Staf Khusus Menteri Agama (Stafsus Menag) Gugun Gumilar turun tangan merespons insiden rusaknya pengeras suara Masjid Al-Falah di Komplek Alvita, Pondok Sawah Indah, Ciputat, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) akibat ditembak seorang warga.

KOTA TANGERANG
Awas! Curanmor Modus Wanita Ajak Kenalan di Instagram, Motor Mahasiswa di Tangerang Digasak

Awas! Curanmor Modus Wanita Ajak Kenalan di Instagram, Motor Mahasiswa di Tangerang Digasak

Jumat, 6 November 2026 | 16:14

TANGERANGNWS.com-Berkenalan dengan seorang wanita melalui media sosial Instagram justru berujung petaka bagi seorang mahasiswa di Kota Tangerang.

NASIONAL
Guru, Nakes, Damkar, hingga Satpol PP Paruh Waktu Naik Status Jadi Penuh Waktu Per 1 Januari 2027

Guru, Nakes, Damkar, hingga Satpol PP Paruh Waktu Naik Status Jadi Penuh Waktu Per 1 Januari 2027

Jumat, 6 November 2026 | 16:28

Pemerintah secara resmi memutuskan akan mengubah status Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu menjadi PPPK penuh waktu mulai 1 Januari 2027.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill