Diplomat 12 Negara Keliling Destinasi Wisata Banten
Minggu, 12 April 2026 | 15:51
Sebanyak 12 perwakilan berbagai negara sahabat berkeliling lokasi wisata di Pulau Lima, Kabupaten Serang.
TANGERANGNEWS.com-Sebanyak 182 tim peserta lomba dari Jabodetabek-Banten berkompetisi untuk memperebutkan hadiah di acara Festival Al-A'zhom ke-6. Kegiatan perlombaan dimulai sejak dibukanya acara festival pada Rabu 20 September hingga 1 Oktober 2017.
Direktur Perlombaan Festival Al-A'zhom ke-6 Tajudin menjabarkan bahwa dari keseluruhan tim yang diikutsertakan dalam perlombaan ada 182 tim dari berbagai kategori diantaranya Lomba Hadroh, Qasidah, Marawis dan Adzan Dai Tahfidz Murottal. BACA JUGA : Festival Al-Azhom ke-6 Kembali Digelar
"kalau untuk perlombaan ada 182 tim, lomba pertama ada Hadroh sebanyak 52 peserta, Qasidah putra-putri sebanyak 45 tim, Marawis tingkat SD 25 Tim, SMP 30 Tim, umum 30 tim. Lomba Adzan Dai Tahfiz Murottal semuanya berasal dari Jabodetabek dan Banten," ujar Tajudin saat di temui TangerangNews.com di Festival Al-A'zhom, Sabtu (23/9/2017).
Ia menambahkan, mekanisme penilaian dari tiap-tiap tim melalui penampilan terbaiknya agar bisa menduduki kursi Juara terbaik dan Juara harapan. "Peserta lomba nantinya kami nilai dari penampilan Adab, Vokal dan Aransemennya. Tahapan pemenang nantinya ada juara terbaik 1-2-3 dan juara harapan 1-2-3," ucapnya.
Sementara itu, Pembina Tim Ariskuna yang menjadi peserta Lomba Hadroh, Riski mengatakan, hanya mereka satu-satunya peserta lomba yang berasal dari Cilegon, Banten. BACA JUGA : Nikmati Akhir Pekan, Pengunjung Padati Festival Al-A'zhom Tangerang
"Kita kan baru satu-satunya peserta dari luar Jabodetabek, cuma kita yang berasal dari Cilegon biar tau festival di luar itu bagaimana, semoga kedepannya mudah mudahan peserta dari Banten bisa lebih banyak lagi," imbuhnya.(RAZ)
Sebanyak 12 perwakilan berbagai negara sahabat berkeliling lokasi wisata di Pulau Lima, Kabupaten Serang.
TODAY TAGSekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Banten Deden Apriandhi memproyeksikan hasil dari efesiensi anggaran sebagai tindak lanjut Surat Edaran Menteri Dalam Negeri terkait transformasi budaya kerja ASN, bisa mencapai ratusan miliar.
Bisnis minuman teh kekinian Menantea yang didirikan oleh Jerome Polin pada 2021, lalu, resmi menghentikan seluruh operasional gerainya pada 25 April 2026, setelah berjalan selama kurang lebih lima tahun.
RS Mata Achmad Wardi menggelar ajang lari Run for Vision 2026 sebagai bagian dari rangkaian peringatan hari ulang tahun rumah sakit yang jatuh setiap 21 April.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews