Serpong Jaya Luncurkan 3 Cluster Baru, Tawarkan Hunian Modern Mulai Rp700 Jutaan
Jumat, 8 Mei 2026 | 14:54
Kebutuhan hunian nyaman dan terintegrasi di kawasan penyangga Jakarta terus meningkat seiring perkembangan kehidupan urban.
TANGERANGNEWS.com-Sebanyak 182 tim peserta lomba dari Jabodetabek-Banten berkompetisi untuk memperebutkan hadiah di acara Festival Al-A'zhom ke-6. Kegiatan perlombaan dimulai sejak dibukanya acara festival pada Rabu 20 September hingga 1 Oktober 2017.
Direktur Perlombaan Festival Al-A'zhom ke-6 Tajudin menjabarkan bahwa dari keseluruhan tim yang diikutsertakan dalam perlombaan ada 182 tim dari berbagai kategori diantaranya Lomba Hadroh, Qasidah, Marawis dan Adzan Dai Tahfidz Murottal. BACA JUGA : Festival Al-Azhom ke-6 Kembali Digelar
"kalau untuk perlombaan ada 182 tim, lomba pertama ada Hadroh sebanyak 52 peserta, Qasidah putra-putri sebanyak 45 tim, Marawis tingkat SD 25 Tim, SMP 30 Tim, umum 30 tim. Lomba Adzan Dai Tahfiz Murottal semuanya berasal dari Jabodetabek dan Banten," ujar Tajudin saat di temui TangerangNews.com di Festival Al-A'zhom, Sabtu (23/9/2017).
Ia menambahkan, mekanisme penilaian dari tiap-tiap tim melalui penampilan terbaiknya agar bisa menduduki kursi Juara terbaik dan Juara harapan. "Peserta lomba nantinya kami nilai dari penampilan Adab, Vokal dan Aransemennya. Tahapan pemenang nantinya ada juara terbaik 1-2-3 dan juara harapan 1-2-3," ucapnya.
Sementara itu, Pembina Tim Ariskuna yang menjadi peserta Lomba Hadroh, Riski mengatakan, hanya mereka satu-satunya peserta lomba yang berasal dari Cilegon, Banten. BACA JUGA : Nikmati Akhir Pekan, Pengunjung Padati Festival Al-A'zhom Tangerang
"Kita kan baru satu-satunya peserta dari luar Jabodetabek, cuma kita yang berasal dari Cilegon biar tau festival di luar itu bagaimana, semoga kedepannya mudah mudahan peserta dari Banten bisa lebih banyak lagi," imbuhnya.(RAZ)
Kebutuhan hunian nyaman dan terintegrasi di kawasan penyangga Jakarta terus meningkat seiring perkembangan kehidupan urban.
TODAY TAGMenyambut musim Haji 1447 H, Telkomsel kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung kelancaran ibadah jemaah asal Indonesia.
Sejarah dari seluruh masyarakat yang ada hingga sekarang adalah sejarah perjuangan kelas." Kalimat pembuka Karl Marx dalam Manifesto Komunis (1848) ini sering kali dianggap sebagai peninggalan masa lalu yang tak lagi relevan.
Pengguna kendaraan listrik di wilayah Banten semakin dimanjakan dengan kehadiran fasilitas pengisian daya berkecepatan tinggi.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews