Connect With Us

Para Pedagang di Pasar Malabar Pasrah Lapaknya Dibongkar

Achmad Irfan Fauzi | Selasa, 3 Oktober 2017 | 14:00

Satpol PP membongkar lapak pedagang Pasar Malabar menggunakan alat berat, di Kecamatan Cibodas, Kota Tangerang, Selasa (3/10/2017). (Istimewa / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Para pedagang di Pasar Malabar, Cibodas, Kota Tangerang, hanya bisa pasrah ketika lapaknya dipangkas habis aparat Satpol PP, Selasa (3/10/2017). Meski keberatan, mereka tak bisa berbuat banyak saat alat berat meratakan sekitar 700 lapak dagangan dengan tanah.

Nasir, 53, salah satu pedagang pakaian mengaku merelakan telah rela kiosnya di bongkar. Dia menyadari lahan yang ditempatinya selama puluhan tahun itu adalah milik pemerintah. "Kios saya hanya ini saja, ya mau gimana lagi. Saya juga nanti akan pindah ke samping itu," ungkapnya.

BACA JUGA : 700 Lapak Pedagang di Pasar Malabar Dibongkar Paksa Satpol PP

Nasir pun sudah mengetahui dari jauh-jauh hari kalau pasar tersebut ingin di bongkar, karena itu dia sudah membereskan kiosnya sebelum prosesi pembongkaran dimulai. Namun dia belum mengetahui harga sewa di lokasi baru.

"Kalau disini saya bayar sewa lapak seharinya Rp2000 - 6000, kalau di sana saya belum tahu berapa pembayarannya," kata Nasir.

Sementara Jumariyah, 41, salah satu pedagang sepatu pun terlihat sibuk sedang merapihkan barang dagangannya,. Dirinya mengaku tidak sempat memindahkan. " Saya engga sempet, saya juga lupa kalau hari ini pembongkarannya," tandasnya.

Prosesi pembongkaran Pasar Malabar tersebut berjalan lancar dan selesai hanya dengan memakan waktu satu setengah jam saja. Diketahui lapak yang ditempati para pedagang tersebut merupakan terminal angkutan umum. Kemudian menjadi tempat relokasi para pedagang yang sebelumnya menempati bangunan lama Pasar Malabar.

BACA JUGA : Sebabkan Banjir, Bangunan Liar di Binong Dirobohkan

Bangunan lama lalu direvitalisasi oleh Pemkot Tangerang. Kini bangunan tersebut sudah siap ditempati dan para pedagang yang masih menempati terminal diminta untuk pindah. Namun karena masih ada yang membandel, akhirnya Pemkot melakukan upaya paksa.

"Lahan seluas 8.600 meter persegi ini akan difungsikan kembali menjadi terminal angkutan umum," kata Kabid Gakumda Satpol PP Kota Tangerang Kaonang.(RAZ/HRU)

KOTA TANGERANG
Pemkot Tangerang Tunda Relokasi PKL Pasar Anyar hingga 3 November, Ini Alasannya

Pemkot Tangerang Tunda Relokasi PKL Pasar Anyar hingga 3 November, Ini Alasannya

Kamis, 29 Oktober 2026 | 19:09

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang memutusakan untuk menunda proses relokasi Pedagang Kaki Lima (PKL) yang biasa berjualan di badan Jalan Kiasnawi dan Jalan Ahmad Yani.

KAB. TANGERANG
20 Ribu Pekerja Informal di Kabupaten Tangerang Belum Terlindungi Jaminan Sosial, Pemkab Ngarep Bantuan CSR

20 Ribu Pekerja Informal di Kabupaten Tangerang Belum Terlindungi Jaminan Sosial, Pemkab Ngarep Bantuan CSR

Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:13

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang mencatat masih ada sekitar 20.000 pekerja sektor informal di wilayahnya yang hingga saat ini belum tersentuh jaminan sosial.

BANDARA
Jadi Pintu Gerbang Indonesia, Menteri Pendidikan Sayangkan Tulisan Bahasa Inggris Dominan di Bandara Soekarno-Hatta

Jadi Pintu Gerbang Indonesia, Menteri Pendidikan Sayangkan Tulisan Bahasa Inggris Dominan di Bandara Soekarno-Hatta

Kamis, 29 Oktober 2026 | 20:58

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti menyinggung penggunaan bahasa Indonesia di ruang publik yang dinilainya masih kalah dominan dibandingkan bahasa Inggris.

AYO! TANGERANG CERDAS
Kampus Baru BINUS ASO di BSD, Mahasiswa Kembangkan Robot AI dan Tangan Prostetik

Kampus Baru BINUS ASO di BSD, Mahasiswa Kembangkan Robot AI dan Tangan Prostetik

Senin, 19 Oktober 2026 | 18:28

BINUS ASO School of Engineering resmi membuka kampus baru di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) D-HUB BSD, Kabupaten Tangerang.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill