Cek Loker hingga Harga Bahan Pokok Kini Bisa Lewat Aplikasi Tangsel One
Senin, 5 Oktober 2026 | 18:54
Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) terus melengkapi aplikasi Tangsel One dengan berbagai layanan.
TANGERANGNEWS.com - Data yang di berikan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Nasdem Kota Tangerang tidak sinkron saat diinput menggunakan Sistem Informasi Partai Politik (Sipol) di Kantor KPU Kota Tangerang, Jumat, (13/10/2017).
Sekretaris DPD Partai Nasdem Kota Tangerang Anggiat Sitohang menyatakan, bahwa antara Kartu Tanda Anggota (KTA) dan KTP yang diinput dengan menggunakan Sipol masih ada selisih.
"Data di pusat ada 1.600 sedangkan di kita hanya 1.500, jadi nanti selisih kekurangannya akan kita cari. Insyaallah nanti tanggal 16 sudah selesai semuanya dan kita siap datangi KPU lagi," ungkap Anggiat.
Divisi Hukum KPU Kota Tangerang Wahyul Furqon juga mengatakan, DPD Partai Nasdem Kota Tangerang melakukan pendaftaran verifikasi Partai Politik (Parpol) untuk menjadi peserta Pilres dan Pileg 2019 mendatang.
"Tadi DPD Partai NasDem melakukan pendaftaran untuk verifikasi sebagai peserta pemilu," ucap dia.
BACA JUGA : Pileg 2019, Nasdem Incar 4 Kursi di DPR RI
BACA JUGA : Datangi KPU Tangerang, Nasdem Serahkan 1.979 Kartu Anggota untuk Pemilu 2019
Namun, ada beberapa hal yang masih belum memenuhi syarat, sehingga pihaknya menyarankan agar segera diperbaiki lagi data yang tidak lengkap.
"Kita menyarankan agar nanti data yang belum sesuai diperbaiki dulu, dan kita menunggu supaya datang lagi pada tanggal 16 oktober," ujarnya.
Sementara itu, DPRD Kota Tangerang Aminartomengakui memang ada berkas data yang masih kurang, tetapi dirinya optimis akan segera melengkapinya.
"Pada intinya Partai NasDem siap menjadi peserta Pemilu dan kita akan segera membereskan berkas yang kurang," pungkasnya.(RAZ/HRU)
Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) terus melengkapi aplikasi Tangsel One dengan berbagai layanan.
TODAY TAGSejumlah pimpinan media lokal menolak wacana sentralisasi kompensasi penggunaan konten berita melalui Lembaga Manajemen Kolektif (LMK) dalam pembahasan revisi Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews