Connect With Us

Pelaku Pembunuhan Sekeluarga di Periuk Dicaci-maki Warga

Achmad Irfan Fauzi | Kamis, 22 Februari 2018 | 15:00

Pelaku pembunuhan sekeluarga, Efendi, 55, saat menuju lokasi rekontruksi di Perumahan Taman Kota Permai 2 Blok B6 RT 05/RW 12 No. 5, Kecamatan Periuk, Jati Uwung, Kota Tangerang, Kamis (22/2/2018). (@TangerangNews / Achmad Irfan)

TANGERANGNEWS.com - Pelaku pembunuhan sekeluarga, Efendi, 55, dicaci-maki oleh warga setempat saat menuju lokasi rekontruksi di Perumahan Taman Kota Permai 2 Blok B6 RT 05/RW 12 No. 5, Kecamatan Periuk, Jati Uwung, Kota Tangerang, Kamis (22/2/2018).

Pada saat Efendi turun dari mobil polisi, ia mendapat pengawalan ketat oleh petugas kepolisian.

Efendi pun berjalan sambil tertunduk menuju lokasi rekontruksi sambil mengenakan baju oranye dan kepalanya di tutup pakai topeng. Pada momen inilah Efendi dicaci-maki oleh warga yang penasaran yang ingin melihatnya.

"Wooooo matiin aja matiin, dasar biadab!" teriak para warga.

"Pembunuh seharusnya dibunuh juga jangan dikasih ampun pak polisi!" tambah mereka.

Efendi pun tiba di lokasi rekontruksi, dan kini ia bersama para pemeran saksi dan korban sedang memperagakan serangkaian adegan pembunuhan yang dimulai pada pukul 14.45 WIB.(RAZ/RGI)

OPINI
Gemar dan Gamas: Solusi Nyata atau Sekadar Seremonial Fenomena Fatherless?

Gemar dan Gamas: Solusi Nyata atau Sekadar Seremonial Fenomena Fatherless?

Kamis, 16 Juli 2026 | 18:33

Kesibukan ayah mencari nafkah saat ini secara tidak langsung telah mengikis perannya sebagai pendidik dan pelindung keluarga. Hari ini banyak anak-anak yang merasa kehilangan sosok ayahnya, baik secara fisik maupun psikis.

PROPERTI
Hunian Bergaya American Classic Klaster Mimosa Diluncurkan, Harganya Mulai Rp1,6 M

Hunian Bergaya American Classic Klaster Mimosa Diluncurkan, Harganya Mulai Rp1,6 M

Jumat, 10 Juli 2026 | 18:24

Paramount Petals meluncurkan Mimosa, klaster hunian terbaru bergaya American Classic yang menjadi proyek residensial kelima di kawasan kota mandiri tersebut.

BANDARA
Cegah Penyakit Berbahaya, 399 Anjing dan 261 Kucing Jalani Karantina Ketat di Bandara Soetta pada 2026

Cegah Penyakit Berbahaya, 399 Anjing dan 261 Kucing Jalani Karantina Ketat di Bandara Soetta pada 2026

Jumat, 17 Juli 2026 | 15:26

Sebagai garda terdepan biosekuriti nasional, Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Banten terus memperkuat sistem pengawasan terhadap lalu lintas hewan yang melintasi Bandara Soekarno-Hatta.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill