Kualitas Udara Kategori Tidak Sehat, Coway Boyong Solusi Filtrasi Canggih ke ICE BSD City
Kamis, 22 Oktober 2026 | 18:50
Kualitas air dan udara di Indonesia kini menjadi perhatian serius di tengah musim kemarau panjang akibat fenomena cuaca ekstrem.
TANGERANGNEWS.com-Seorang mahasiswa tingkat akhir tewas setelah terjun bebas dari gedung kampus Bina Nusantara (Binus), Jalan Alam Sutera, Pinang, Kota Tangerang, Kamis (4/10/2018).
Kapolsek Cipondoh Kompol Sutrisno menerangkan, insiden tersebut terjadi sekitar pukul 14.30 WIB.
Menurutnya, korban bernama Richardo Reynardi, 21, warga Poris Indah, Cipondoh, Kota Tangerang tewas dalam keadaan telungkup.
"Jadi benar, kita olah tempat kejadian perkara (TKP). Tadi saya cari saksi, satpam denger ada suara benturan," ujarnya kepada TangerangNews.
Sutrisno menjelaskan, Ketika saksi mata mengecek sumber suara tersebut, rupanya korban sudah dalam keadaan tewas dengan kondisi mengeluarkan darah dari kepalanya.
"Korban sudah telungkup keluar darah. Menurut keperawatan korban sudah meninggal," tambahnya.
Sutrisno menduga korban terjun bebas antara lantai satu hingga lantai empat. Sebab, direkaman CCTV pada lantai lima, korban tidak tampak.
"Tidak ada pembunuhan. Sementara diduga dia jatuh dari lantai. Nah itu lantai berapanya tidak bisa digambarkan, yang jelas jatuh antara lantai 1 sampai 4," jelasnya.
Kini, jasad korban berada di RS Omni Alam Sutera Tangerang untuk diautopsi. Sementara, pihak kampus enggan berkomentar mengenai peristiwa ini.
Informasi yang dihimpun, korban merupakan mahasiswa tingkat akhir di kampus tersebut.(RAZ/HRU)
Kualitas air dan udara di Indonesia kini menjadi perhatian serius di tengah musim kemarau panjang akibat fenomena cuaca ekstrem.
TODAY TAGPresiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menilai kenaikan upah minimum bukan penyebab utama penutupan pabrik dan pemutusan hubungan kerja (PHK) di Indonesia.
Paramount Petals Tangerang menghadirkan Festival Layang-layang Paramount Petals sebagai pilihan aktivitas akhir pekan bagi keluarga.
IHSG kembali dibuka dalam tekanan berat pada perdagangan Senin, 19 Oktober 2026. Indeks Harga Saham Gabungan langsung anjlok 4,31% ke level 4.961,87 atau turun 223 poin dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews