Connect With Us

Guru Honorer di Kota Tangerang Diklaim Sejahtera

Achmad Irfan Fauzi | Senin, 25 November 2019 | 15:25

Guru PGRI. (Newsmetropol.com / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com—Di Hari Guru Nasional yang diperingati setiap 25 November, kesejahteraan tenaga para pendidik kerap menjadi perhatian.

Menanggapi hal itu, Ketua Forum Guru Honorer Kota Tangerang Marwan mengklaim guru honorer di kota seribu industri dan jasa itu kesejahteraannya telah terpenuhi.

Ia mengatakan, guru honor se-Kota Tangerang berjumlah sekitar 13 ribu. Kesejahteraan mereka ini dilihat dari gaji yang diterima mereka. 

BACA JUGA:

"Untuk sekarang alhamdulilah guru-guru honor sudah mulai sejahtera. Apalagi kemarin dindik sudah menerbitkan SK guru honorer," ujarnya kepada TangerangNews, Senin (25/11/2019).

Ia mengungkapkan, gaji yang diterima guru honor per bulan Rp2,5 juta. Bila aktif mengajar, guru honor juga menerima gaji insentif Rp1,950 juta per tiga bulan.

"Ditotal gaji guru honorer hampir Rp3 jutaan per bulan. Ini menurut saya sudah sejahtera," ungkapnya.

Hitungan gaji tersebut untuk tahun 2019. Marwan menyebut, mulai tahun 2020 rencananya gaji guru honor bertambah menjadi Rp3,8 juta sesuai dengan upah minimum kota (UMK).

Kenaikan gaji tidak termasuk insentif mengajar untuk tahun 2020 itu, berdasarkan surat keputusan (SK) Dinas Pendidikan Kota Tangerang tentang guru honorer.

"Tapi kami mengeluhkan lambatnya penerimaan gaji. Yang seharusnya awal bulan, tapi kami selalu menerima pertengahan bulan," kata dia.

Marwan menyampaikan, tenaga pengajar merupakan ujung tombak pembangunan sumber daya manusia (SDM). Visi Indonesia saat ini menciptakan SDM yang unggul. Sehingga, diperlukan tenaga pendidik yang berkualitas.

Marwan menuturkan, para guru honorer juga diklaim memiliki kualitas dalam mengajar. Sebab, tenaga pengajar saat ini dituntut memiliki syarat pendidikan minimal strata satu.

Para guru honor di Kota Tangerang rata-rata memiliki ijazah strata satu. Meskipun tidak memiliki, pemerintah sudah memfasilitasinya dengan upaya memberikan lanjutan kuliah.

"Selain itu, guru honor juga sudah menerima diklat-diklat sebagai upaya peningkatan kualitas. Jadi, kami berharap, guru honor makin sejahtera dan kecukupan serta bisa memajukan dan mensejahterakan peserta didiknya," imbuhnya.(RAZ/RGI)

OPINI
Puan Maharani Minta Evaluasi Sekolah Sepi Murid: Cermin Ketimpangan Akses dan Mutu Pendidikan

Puan Maharani Minta Evaluasi Sekolah Sepi Murid: Cermin Ketimpangan Akses dan Mutu Pendidikan

Minggu, 19 Juli 2026 | 22:26

Bangku-bangku kosong di ruang kelas sekolah negeri kini bukan lagi pemandangan yang hanya ditemukan di daerah terpencil. Fenomena tersebut mulai terjadi di berbagai wilayah Indonesia, termasuk kota-kota yang selama ini dikenal memiliki akses

BANTEN
Banten Jadi Daerah dengan PHK Terbanyak Kedua, Ribuan Pekerja Kehilangan Pekerjaan dalam Enam Bulan

Banten Jadi Daerah dengan PHK Terbanyak Kedua, Ribuan Pekerja Kehilangan Pekerjaan dalam Enam Bulan

Senin, 20 Juli 2026 | 07:00

Gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) masih membayangi pasar tenaga kerja nasional sepanjang 2026.

BANDARA
Bea Cukai Bandara Soetta Gerebek Lab Etomidate di Perumahan Mewah PIK, 1 WNA Singapura Ditangkap

Bea Cukai Bandara Soetta Gerebek Lab Etomidate di Perumahan Mewah PIK, 1 WNA Singapura Ditangkap

Senin, 20 Juli 2026 | 13:49

Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Soekarno-Hatta (Soetta) bersama Polresta Bandara Soetta membongkar jaringan laboratorium gelap (clandestine lab) atau industri rumahan peracikan cairan etomidate.

KAB. TANGERANG
Polresta Tangerang Larang Konvoi Usai Final Piala Dunia 2026, Warga Diminta Langsung Pulang

Polresta Tangerang Larang Konvoi Usai Final Piala Dunia 2026, Warga Diminta Langsung Pulang

Senin, 20 Juli 2026 | 01:00

Polresta Tangerang mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan konvoi maupun arak-arakan kendaraan setelah menyaksikan final Piala Dunia 2026 antara Spanyol dan Argentina pada Senin, 20 Juli 2026, dini hari.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill