Google Tolak Blokir Akun Anak di Bawah 16 Tahun, Ini Alasannya
Rabu, 1 April 2026 | 14:23
Google menolak pemblokiran akun anak di bawah usia 16 tahun secara menyeluruh sebagaimana aturan yang tercantum dalam PP Tunas.
TANGERANGNEWS.com—Di Hari Guru Nasional yang diperingati setiap 25 November, kesejahteraan tenaga para pendidik kerap menjadi perhatian.
Menanggapi hal itu, Ketua Forum Guru Honorer Kota Tangerang Marwan mengklaim guru honorer di kota seribu industri dan jasa itu kesejahteraannya telah terpenuhi.
Ia mengatakan, guru honor se-Kota Tangerang berjumlah sekitar 13 ribu. Kesejahteraan mereka ini dilihat dari gaji yang diterima mereka.
BACA JUGA:
"Untuk sekarang alhamdulilah guru-guru honor sudah mulai sejahtera. Apalagi kemarin dindik sudah menerbitkan SK guru honorer," ujarnya kepada TangerangNews, Senin (25/11/2019).
Ia mengungkapkan, gaji yang diterima guru honor per bulan Rp2,5 juta. Bila aktif mengajar, guru honor juga menerima gaji insentif Rp1,950 juta per tiga bulan.

"Ditotal gaji guru honorer hampir Rp3 jutaan per bulan. Ini menurut saya sudah sejahtera," ungkapnya.
Hitungan gaji tersebut untuk tahun 2019. Marwan menyebut, mulai tahun 2020 rencananya gaji guru honor bertambah menjadi Rp3,8 juta sesuai dengan upah minimum kota (UMK).
Kenaikan gaji tidak termasuk insentif mengajar untuk tahun 2020 itu, berdasarkan surat keputusan (SK) Dinas Pendidikan Kota Tangerang tentang guru honorer.
"Tapi kami mengeluhkan lambatnya penerimaan gaji. Yang seharusnya awal bulan, tapi kami selalu menerima pertengahan bulan," kata dia.
Marwan menyampaikan, tenaga pengajar merupakan ujung tombak pembangunan sumber daya manusia (SDM). Visi Indonesia saat ini menciptakan SDM yang unggul. Sehingga, diperlukan tenaga pendidik yang berkualitas.
Marwan menuturkan, para guru honorer juga diklaim memiliki kualitas dalam mengajar. Sebab, tenaga pengajar saat ini dituntut memiliki syarat pendidikan minimal strata satu.
Para guru honor di Kota Tangerang rata-rata memiliki ijazah strata satu. Meskipun tidak memiliki, pemerintah sudah memfasilitasinya dengan upaya memberikan lanjutan kuliah.
"Selain itu, guru honor juga sudah menerima diklat-diklat sebagai upaya peningkatan kualitas. Jadi, kami berharap, guru honor makin sejahtera dan kecukupan serta bisa memajukan dan mensejahterakan peserta didiknya," imbuhnya.(RAZ/RGI)
Google menolak pemblokiran akun anak di bawah usia 16 tahun secara menyeluruh sebagaimana aturan yang tercantum dalam PP Tunas.
TODAY TAGPemerintah memastikan rencana kegiatan belajar mengajar secara online atau daring bagi siswa sekolah yang sempat diwacanakan mulai April 2026 resmi dibatalkan.
PT PLN (Persero) mencatat lonjakan signifikan penggunaan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) selama periode siaga Ramadan dan Idulfitri (RAFI) 1447 Hijriah.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews