Connect With Us

Hari Guru Nasional, Isak Tangis Siswa Pecah di SDN Pondok Kacang Barat 03

Rachman Deniansyah | Senin, 25 November 2019 | 13:56

Suasana para murid sungkeman kepada gurunya dalam Kegiatan peringatan Hari Guru Nasional di Sekolah Dasar Negeri Pondok Kacang Barat 03, Kota Tangerang Selatan. (TangerangNews/2019 / Rachman Deniansyah)

 

TANGERANGNEWS.com-Isak tangis ratusan siswa pecah saat momen Hari Guru Nasional di SDN Pondok Kacang Barat 03, Kota Tangerang Selatan (Tangsel).

Air mata mereka tak terbendung saat melakukan sungkeman di halaman sekolah, yang terletak di Jalan AMD, Pondok Aren, Senin (25/11/2019). 

Satu persatu siswa siswi bergantian meminta maaf kepada para guru yang telah mendidiknya di sekolah tersebut. 

Suasana para murid sungkeman kepada gurunya dalam Kegiatan peringatan Hari Guru Nasional di Sekolah Dasar Negeri Pondok Kacang Barat 03, Kota Tangerang Selatan.

Kepala Sekolah SDN Pondok Kacang Barat 03 Narsum mengatakan, prosesi sungkeman ini merupakan tradisi tahunan yang rutin diadakan setiap Hari Guru Nasional. 

"Tradisi sungkeman adalah bentuk syukur dari anak dan gurunya yang sudah mendidik dari nol sampai kelas 6, kemudian lulus," ucap Narsum.

Narsum mengatakan, selain kepada guru, para siswa juga diminta untuk meminta maaf kepada orangtuanya masing-masing.

"Orangtua di rumah juga pendidik, ketika orangtua memberika pelajaran, membantu pelajaran, dan mendidik supaya karakternya baik maka orangtua berperan juga sebagai guru," terangnya. 

Baca Juga :

Suasana haru itu terus menyelimuti sekolah, selama antrean siswa mengular. 

Bahkan, tak hanya dirasakan para siswa, para guru serta orangtua siswa yang ikut mendampingi pun ikut terharu.

Seperti Fatima, seorang wali murid yang mendampingi buah hatinya. "Saya terharu melihatnya anak-anak SD termasuk anak saya ikut prosesi seperti ini di Hari Guru. Terima kasih juga untuk guru-guru yang sudah mau membagi ilmunya," singkatnya.(RMI/HRU)

KAB. TANGERANG
Rencanakan Pembunuhan Tukang Cilok di Cikupa, Ayah dan Anak Terancam Hukuman Mati

Rencanakan Pembunuhan Tukang Cilok di Cikupa, Ayah dan Anak Terancam Hukuman Mati

Senin, 8 Juni 2026 | 23:00

Barma Tama, 42, dan M Supriadi 17, seorang ayah dan anak ditetapkan sebagai tersangka atas kasus pembunuhan seorang pedagang cilok berinisial P, 33, di kontrakannya di Desa Pasir Gadung, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang.

TANGSEL
Pemkot Tangsel Gratiskan Seragam Batik dan Olahraga SD-SMP Negeri Mulai 2026

Pemkot Tangsel Gratiskan Seragam Batik dan Olahraga SD-SMP Negeri Mulai 2026

Minggu, 7 Juni 2026 | 18:07

Mulai tahun ajaran 2026/2027, siswa SDN dan SMP Negeri di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) akan mendapatkan seragam sekolah gratis berupa seragam batik dan pakaian olahraga.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill